Halaman

Selasa, 24 Desember 2013


AKIDAH ISLAM KEMUHAMMADIYAHAN
(KONSEP IMAN DAN IHSAN)




Description: Description: Description: umsida logo







KELAS A-2
FAKULTAS EKONOMI PROGRAM STUDI MANAJEMEN


UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SIDOARJO
DAFTAR PUSTAKA

(HALAMAN 1-3)
Hafidudin,Didin.2005.Pendidikan Agama Islam untuk Perguruan Tinggi.Syaamil.Bandung
Azra, Azyumardi. 2008. Kajian Tematik Al-Qur’an tentang Ketuhanan. Angkasa. Bandung.

(HALAMAN 6-9)
Dr. Muhammad Syahrur 2002. Islam dan Iman. Halaman: 26.
Dr. H. Ali Anwar Yusuf. M.Si., dkk. 2005. “Afeksi” Islam (Menjelajahi Nilai-Rasa Transendental bersama Al-Quran). Halaman: 77-78.
Rukun-rukun Iman oleh Dr, Ahmad Al-Mazyad dan Dr. Adil Asy-Shiddiy. Halaman: 2-3.
Lemah Iman (Tanda-tanda, Penyebab dan Solusi) oleh Muhammad bin Sholeh Al-Munajjid. Halaman:7-26.
H. Endang Saifuddin Anshari, M.A. 1992. Iman, Ilmu dan Amal. Halaman: 136-37.

(HALAMAN 10)





KATA PENGANTAR


        Kami panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, atas limpahan rahmat hidayah dan inayahnya sehingga makalah ini dapat terbentuk sedemikian rupa. Tak lupa kami hanturkan sholawat serta salam kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW yang telah membimbing kita menuju jalan yang benar.
       
        Makalah ini kami buat dengan sengaja agar acara yang kami rencanakan dapat berjalan dengan lancar tanpa suatu kendala apapun. Harapan kami, semoga makalah ini dapat diterima dan bermanfaat untuk semua masyarakat.
       
       Demikianlah makalah ini kami buat, kurang lebihnya kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Kami ucapkan terimakasih atas perhatiannya.






Sidoarjo,01 Oktober 2013







Penyusun



NAMA KELOMPOK


DANI PURNIAWAN                132010200198            089678226429
ROHMAH ERMAWATI           132010200225            089651557161
DWI FAHRUN NISA                132010200204            085792037355












DAFTAR ISI

NAMA KELOMPOK
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR
KONSEP IMAN                                                                               1
            Pengertian Iman                                                                       1
            Hubungan Konsep Iman munurut Islam                                    1
            Konsep Iman Menurut Al-qur’an                                  1
            Konsep Iman Menurut Hadits                                        2
            Konsp iman menurut Hassan Hanafi                           3                                 
            Sikap Hidup Orang Beriman

KONSEP IHSAN                                                                              7
            Tiga Aspek Pokok Dalam Ihsan                                      9

KONSEP IMAN
Pengertian Iman
Secara bahasa , iman berarti membenarkan (tashdiq), sementara menurut istilah adalah ”mengucapkan dengan lisan, membenarkan dalam hati dan mengamalkan dalam perbuatannya”. Adapun iman menurut pengertian istilah yang sesungguhnya ialah kepercayaan yang meresap kedalam hati, dengan penuh keyakinan, tidak bercampur syak dan ragu, serta iasr pengaruh bagi pandangan hidup, tingkah laku dan perbuatan sehari- hari.
Hubungan Konsep Iman munurut Islam
Kata islam sebagaimana diketahui berasal dari kata aslama yuslimu islaman yang artinya berserah diri, patuh dan tunduk kepada Allah. Orang yang melakukan demikian selanjutnya disebut muslim.
Menurut Al-qur’an, iman bukan semata-mata suatu keyakinan akan benarnya ajaran yang diberikan, melainkan iman itu sebenarnya menerima suatu ajaran sebagai landasan untuk melakukan perbuatan. Al-qur’an dengan tegas memegang taguh pengertian seperti ini, karena menurut Al-qur’an walaupun setan dan malaikat itu sama-sama adanya, namun beriman kepada malaikat acap kali disebut sebagai bagian dari rukun iman, sedang terhadap setan orang diharuskan mengafirinya.Hal ini misalnya terlihat pada AL.QUR’AN
“Tidak ada paksaan untuk (memasuki ) agama (islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada thagut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”.
Jadi manusia yang bertaqwa harus  meraih dan menyeimbangkan antara iman dan islam. Karena diantara keduanya terdapat perbedaan diantaranya sekaligus merupakan identitas masing-masing. Iman lebih menekankan kepada segi keyakinan dalam hati, sedangkan islam merupakan sikap untuk berbuat dan beramal.
Konsep Iman Menurut Al-qur’an
Kata Iman di dalam al-Qur’an digunakan untuk arti yang bermacam- macam. Ar- Raghib al- Ashfahani, Ahli Kamus Al- Qur’an mengatakan bahwa kata iman didalam al- Qur’an terkadang digunakan untuk arti iman yang hanya sebatas di bibir saja padahal hati dan perbuatanya tidak beriman, terkadang digunakan untuk arti iman yang hanya terbatas pada perbuatan saja, sedangkan hati dan ucapannya tidak beriman dan ketiga kata iman terkadang digunakan untuk arti iman yang diyakini dalam hati, diucapkan dengan lisan dan diamalkan dalam perbuatan sehari- hari.
~ Iman dalam arti semata-mata ucapan dengan lidah tanpa dibarengi dengan hati dan perbuatan dapat dilihat dari arti QS. Al-Baqarah, 2 :8-9,yaitu:
 “ Dan diantara manusia itu ada orang yang mengatakan :” Kami beriman kepada Allah dan hari Akhirat, sedang yang sebenarnya mereka bukan orang- orang yang beriman. Mereka hendak menipu Allah dan menipu orang-orang yang beriman, tetapi yang sebenarnya mereka menipu diri sendiri dan mereka tidak sadar.
~ Iman dalam arti hanya perbuatannya saja yang beriman, tetapi ucapan dan hatinya tidak beriman., dapat dilihat dari QS. An- Nisa, 4: 142:
 “ Sesungguhnya orang-orang munafik (beriman palsu) itu hendak menipu mereka. Apabila mereka berdiri mengerjakan sembahyang, mereka berdiri dengam malas, mereka ria (mengambil muka) kepada manusia dan tiada mengingat Allah melainkan sedikit sekali”.
~ Iman dalam arti yang ketiga adalah tashdiqun bi al-qalb wa amalun bi al-jawatih, artinya keadaan dimana pengakuan dengan lisan itu diiringi dengan pembenaran hati, dan mengerjakan apa yang diimankannya dengan perbuatan anggota badan. Contoh iman model ini dapat dilihat dalam QS. Al- Hadid, 57:19: yang Artinya :
“ Dan orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, mereka itu adalah orang- orang yang Shiddiqien”.
Konsep Iman Menurut Hadits
Hadits yang pertama,
Hadits dari Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu dari Nabi Shallallahu’alaihi wa Sallam, bahwa beliau bersabda : ”Iman adalah tujuh puluh lebih cabang atau enam puluh lebih cabang. Cabang iman yang paling utama ialah perkataan tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan cabang iman terendah ialah menyingkirkan gangguan dari jalan. Malu termasuk salah satu cabang iman.” (Hadits ini Shahih, Dikeluarkan atau diriwayatkan oleh Al-Bukhari no 9, Muslim no 35, Ahmad 2/414, Abu Daud no 4676, At-Tirmidzi no 2614, An-Nasa’I 8/110, Ibnu Majah no 57, Ibnu Hibban no 166, 167, 181, 190, 191.)
Pengeluaran dalil dari hadits itu, ” Cabang iman yang paling utama ialah perkataan tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah” Ini menunjukkan bahwa ucapan adalah bagian dari Iman. ”dan cabang iman terendah ialah menyingkirkan gangguan dari jalan.” Ini menunjukkan bahwa perbuatan adalah bagian dari Iman. ”Malu termasuk salah satu cabang iman.” Ini menunjukkan bahwa perbuatan hati, seperti malu, dan lain – lain termasuk kedalam keimanan.
Hadits yang kedua
Hadits dari Abu Sa’id Al-Khudri Radhiyallahu’anhu berkata , aku mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi wa Sallam bersabda : ”Barangsiapa di antara kalian melihat kemungkaran, hendaklah ia mengubahnya dengan tangan nya. Jika ia tidak mampu, maka dengan lidahnya. Jika tidak mampu, maka dengan hatinya dan itulah iman yang paling lemah.” (Hadits ini Shahih, Dikeluarkan atau diriwayatkan oleh Muslim no 49, Ahmad 3/10, 20, 49, 50, Abu Daud no 1140, 4340, At-Tirmidzi no 2172, An-Nasa’I 8/11, 121 dan Ibnu Majah no 1275, 4013, Hadits ini dishahihkan oleh Ibnu Hibban no 306, 307)
Pengeluaran dalil dari hadits itu, ” Barangsiapa di antara kalian melihat kemungkaran, hendaklah ia mengubahnya dengan tangan nya.” Ini menujukan bahwa perbuatan itu termasuk kedalam keimanan. ”Jika ia tidak mampu, maka dengan lidahnya” Ini menujukan bahwa perkataan itu termasuk kedalam keimanan. ”Jika tidak mampu, maka dengan hatinya dan itulah iman yang paling lemah.” Ini menujukan bahwa membenci didalam hati, adalah bagian dari keimanan.
KONSEP IMAN MENURUT HASSAN HANAFI
ada empat istilah kunci yang biasanya dipergunakan oleh para teologi muslim dalam membicarakan konsep iman, yaitu:
1.      Ma’rifah bi al-aql adalah: mengetahui dengan akal.
2.      Amal adalah: perbuatan baik atau patuh.
3.      Iqrar adalah: pengakuan secara lisan, dan
4.      Tashdiq adalah: membenarkan dengan hati, termasuk pula di dalamnya ma’rifah bi al-qalb (mengetahui dengan hati).
Kemudian di dalam pembahasan ilmu tauhid/kalam, konsep iman ini terpilih menjadi tiga pendapat:
1.      Iman adalah tashdiq di dalam hati dan kufur ialah mendustakan di dalam hati, akan wujud Allah dan keberadaan nabi atau rasul Allah. Menurut konsep iman semata-mata urusan hati, bukan terlihat dari luar. Jika seseorang sudah tashdiq(membenarkan/meyakini) akan adanya Allah, ia sudah disebut beriman, sekalipun perbuatannya tidak sesuai dengan tuntunan ajaran agama. Konsep Iman seperti ini dianut oleh mazhab Murjiah, sebagaian penganut Jahmiah, dan sebagaian kecilAsy’ariah.
2.      Iman adalah tashdiq di dalam hati dan di ikrarkan dengan lidah. Dengan kata lain, seseorang bisa disebut beriman jika ia mempercayai dalam hatinya akan keberadaan Allah dan mengikrarkan (mengucapkan) kepercayaannya itu dengan lidah. Konsep ini juga tidak menghubungkan iman dengan amal perbuatan manusia. Yang pentingtashdiq dan ikrar. Konsep iman seperti ini dianut oleh sebagian pengikut Maturidiah
3.      Iman adalah tashdiq di dalam hati, ikrar dengan lisan, dan dibuktikan dengan perbuatan, konsep ketiga ini mengaitkan perbuatan manusia dengan iman. Karena itu, keimanan seseorang ditentukan pula oleh amal perbuatannya. Konsep ini dianut oleh Mu’tazilah, Khawarij, dan lain-lain.
Dari uraian singkat diatas terlihat bahwa konsep iman di kalangan teolog Islam berbeda-beda. Ada yang hanya mengandung satu unsur, yaitu tashdiq, sebagaimana terlihat pada konsep pertama di atas. Ada yang mengandung dua unsur, tashdiq dan ikrar, seperti konsep nomor dua. Ada pula yang mengandung tiga unsur, tashdiq,ikrar, dan amaliah, sebagaimana konsep nomor tiga di atas.
Di samping masalah konsep iman, pembahasan di dalam ilmu tauhid/kalam juga menyangkut masalah apakah iman itu bisa bertambah atau berkurang atau tidak. Dalam hal ini ada dua pendapat.
1.      Iman tidak bisa bertambah atau berkurang.
2.      Iman bisa bertambah atau berkurang. Ulama yang berpendapat seperti ini terbagi pula kepada dua golongan:
a.       Pendapat yang mengatakan bahwa yang bertambah atau berkurang itu adalah tashdiq dan amal.
b.      Pendapat yang mengatakan bahwa yang bertambah dalam iman itu hanyatashdiqnya.
Pada umumnya para ulama berpendapat, iman itu dapat bertambah pada tashdiq dan amalnya. Tashdiq yang bertambah tentu diikuti oleh pertambahan frekuensi amal.
Menurut sebagian ulama, bertambah atau berkurangnya tashdiq seseorang tergantung kepada:
1.      Wasilahnya. Kuat atau lemahnya dalil (bukti) yang sampai dan dterima oleh seseorang dapat menguatkan atau melemahkan tashdiq-nya;
2.      Diri pribadi seseorang itu sendiri, dalam arti kemampuannya menyerap dalil-dalil keimanan. Makin kuat daya serapnya, makin kuat pula tashdiq-nya. Sebaliknya, jika daya serapnya lemah atau tidak baik, tashdiq-nya pun bisa lemah pula;
3.      Pengamalan terhadap ajaran agama. Seseorang yang melaksanakan kewajiban-kewajiban agama dengan baik dan benar dan frekuensi amaliahnya tinggi, akan merasakan kekuatan iman/tashdiq yang tinggi pula. Makin baik dan tinggi frekuensi amaliahnya, makin bertambah kuat iman/tashdiq-nya.
Ketika kita membicarakan keimanan. Ini tidak akan terlepas dengan dengan akidah. Akidah disebut pula keyakinan, yakni aspek keimanan terhadap Allah dan semua yang difirmankan-Nya untuk diyakini. Sebagai nilai, akidah berisi ajaran dan apa saja yang harus dipercayai, diyakini dan diimani oleh setiap muslim. Jadi, dienul Islam berpijak dan bersumber pada kepercayaan dan keimanan kepada Tuhan. Ia merupakan system kepercayaan yan mengikat manusia kepada Islam. Seseorang bisa disebut muslim bila dengan penuh kesadaran ia bersedia terikat dengan sistem kepercayaan Islam, karena itu, akidah merupakan ikatan dan simpul besar yang pertama dan utama.
Akidah adalah keimanan yang benar dan kuat dalam hati setiap mukmin, yang punya peranan penting karena:
1.      Akidah menyadarkan manusia bahwa ia adalah makhluk, pasti ada pecipta Yang Maha Agung yang telah menjadikannya denan sempurna dan mengaruniainya dengan bermacam nikmat.
2.      Akidah mengenalkan kepada manusia mengapa ia diciptakan. Ia diciptakan adalah untuk beribadah kepada Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya, untuk kemakmuran bumi dan kemaslahatan bagi umat manusia.
3.      Akidah juga mengingatkan manusia akan tujuan perjalanannya di dunia, apa yang akan ia hadapi setelah hidup dan mati.
4.      Ia juga mendatangkan perasaan sejuk, tenang, dan tentram, serta membangkitkan rasa bergairah, harapan dan kesabaran dalam iwa manusia.
5.      Akidah juga menjadi pendorong manusia berbuat kebaikan dan menunaikan tugas kewajiban, mengingatkan mereka untuk tidak berbuat aniaya, melampaui batas dan kerusakan dipermukaan bumi.
6.      Akidah islam mengajak untuk salin menolong, mengikat persaudaraan, meningkatkan solidaritas antar manusia.

Terdapat 6 dasar akidah Islam yang kita kenal dengan Rukun Iman, yakni:
1.      Iman kepada Allah
2.      Iman kepada malaikat Allah
3.      Iman kepada kitab-kitab Allah
4.      Iman kepada para rasul Allah
5.      Iman kepada hari kiamat
6.      Iman kepada qada’ dan qadar

Didalam perjalanannya, manusia dengan sifat ketidaksempurnaannya memiliki kelemahan atas keimanannya. Beberapa tanda-tanda lemah iman, yaitu: tergelincir kedalam perbuatan maksiat; merasakan kekerasan hati; tidak konsentrasi dalam melaksanakan ibadah; malas dan melalaikan ketaatan dan ibadah; dada terasa sempit, terjadi perubahan sikap dan selalu merasa terpenjara oleh perasaannya sendiri; hatinya tidak tergugah oleh ayat-ayat Al-Quran; lalai dalam mengingat Allah Swt.; tidak marah ketika hukum-hukum Allah dilanggar; senang tampil; sifat bakhil dan kikir; mengatkan sesuatu yang ia tidak kerjakan; senang dengan musibah yang menimpa umat Islam; melihat sesuatu hanya dari segi, apakah perbuatan itu mengandung dosa atau tidak; meremehkan perbuatan ma’ruf (kebaikan); tidak memperhatikan urusan kaum muslimin; memutus tali ukhuwah (persaudaraan); tidak merasakan adanya tanggung jawab dalam melakukan suatu amalan untuk kepentingan agama Islam; bingung dan takut saat tertimpa musibah; banyak debat dan diskusi yang menyebaban kekerasan hati; ketergantungan dan kekerasan yang berlebihan terhadap dunia; perasaan takjub hanya pada perkaataan atau cara penyampaian rasional seseorang; dan berlebih-lebihan dalam memenuhi kebutuhan diri.

Sikap Hidup Orang Beriman
Memang, tentunya pokok dan sendi-sendi daripada Islam adalah iman, seperti dinyatakan dalam kalimat syahadat. Akan tetapi Islam bukan hanya suatu agama dalam pengertian terbatas, Islam juga melahirkan suatu kebudayaan tersendiri, kebudayaan yang lengkap. Didalam Al-Quran sebagai sumber kebudayaan Islam termuat ayat-ayat yang merupakan petunjuk-petunjuk untuk menimbulkan sikap-sikap tertentuterhadap semua aspek daripada hidup (agama, tingkah laku, sosial, ekonomi, ilmu) dan terhadap lingkungan alam semesta. Jadi yang terakhir ini menyangkut pula terhadap ilmu pengetahuan, terutama biologi dan ilmu pengetahuan alam lainnya. Al-Quran menganjurkan kepada kita untuk mengamati tiap fenomena alam, karena disana dapat terbaca tanda-tanda kebesaran Tuhan bagi orang yang mau berpikir (yang berakal), seperti firman Allah Swt. dalam ayat berikut:
“Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al Quran itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu?” (Q. S. Fushilat: 53)
Islam memang sungguh ajaib dan unik, sebab disamping berpatokan pada iman, Islam juga menghendaki bahwa untuk mempertebal iman itu, manusia justru harus bertanya, berpikir tentang segala sesuatu yang dilihatnya dialam semesta ini. Sesungguhnya Islam menyuruh manusia berpikir, bersikap dan bertindak secara ilmiah.






KONSEP IHSAN
IHSAN satu daripada tonggak yang sama-sama menegakkan kerangka agama Islam seiring dengan iman. Namun, ramai umat Islam sekarang memandang remeh konsep ihsan sehingga tidak mengambil endah kepentingannya dalam kehidupan seharian. Jika diteliti secara mendalam, ihsan sama penting seperti iman dan Islam dalam menentukan hala tuju kehidupan seseorang Muslim, sama ada bahagia di dunia dan akhirat atau sebaliknya.
Ihsan ialah berbuat baik atau berbuat sebaik mungkin, manakala dalam pengertian istilah, ihsan dapat didefinisikan sebagai ajaran atau konsep yang mendukung etika kerja yang baik. Berdasarkan kepada perspektif ini, ihsan dapat difahami sebagai satu produktiviti kerja secara optimum, yaitu bekerja dan melaksanakan sesuatu tugas sesuai dengan hasil sumbangan yang terbaik serta berkualiti tinggi.
Justeru, orang beriman diperintahkan berbuat ihsan seperti Allah berbuat ihsan kepada umat manusia sejagat. Allah berfirman yang bermaksud: “Berbuat baiklah (kepada hamba Allah) seperti Allah berbuat baik kepadamu (dengan pemberian nikmat-Nya yang melimpah).” (Surah al-Qasas, ayat 77)
Sejauh penggunaannya dalam al-Quran dan hadis Rasulullah SAW, kalimah ihsan selalunya dihubungkaitkan dengan Allah dan manusia sejagat.
Konsep ihsan sebenarnya menjurus kepada dua matlamat iaitu ihsan dalam ibadah dan ihsan dalam muamalat.
Ihsan dalam ibadat ialah beribadat kepada Allah dengan penuh khusyuk dan tawaduk di samping bersifat ikhlas kepada-Nya seolah-olah berasa pada saat dan ketika itu berhadapan dengan Allah.
Jika perasaan seumpama timbul dan menyerlah dalam diri manusia, sudah tentu mereka gerun serta takut untuk melanggar larangan Allah kerana berasakan kehadiran Allah yang sentiasa mengawasi setiap gerak geri dan perbuatan mereka setiap detik. Itulah ihsan sebenarnya seperti ditegaskan Rasulullah SAW apabila Baginda didatangi malaikat Jibril yang bertanyakan mengenai Islam, iman dan ihsan. Baginda menjelaskan, “Ihsan itu ialah hendaklah kamu menyembah Allah seolah-olah kamu melihat-Nya. Sekiranya kamu tidak melihat-Nya sekalipun, maka sesungguhnya Allah tetap melihat kamu.” (Hadis riwayat Muslim)
Setiap Muslim hendaklah menyempurnakan segala amalan ibadat sebaiknya bertepatan landasan digariskan Allah dan sunnah Rasulullah SAW. Wadah ini penting supaya amalan diterima tanpa sebarang cacat cela dan memperoleh ganjaran berlipat ganda di sisi Allah.
Ibadat solat contohnya, setiap Muslim dituntut memelihara segala syarat dan rukun solat dengan sempurna di samping dituntut khusyuk serta tawaduk supaya solat itu dapat mencegahnya daripada kemungkaran dan maksiat.
Firman Allah yang bermaksud: “Dan dirikanlah solat (dengan tekun), sesungguhnya solat itu mencegah perbuatan yang keji dan mungkar.” (Surah al-Ankabut, ayat 45)
Perlu diingat bahawa konsep ihsan bukan sekadar memelihara hubungan baik dengan Allah semata-mata, malah ihsan juga merangkumi perbuatan dan perlakuan sesama manusia, sama ada bersangkutan perkara duniawi atau ukhrawi. Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud: “Sesungguhnya Allah mewajibkan berihsan (menyempurnakan sesuatu dengan baik) dalam semua perkara.” (Hadis riwayat Muslim)
Imam al-Asfahani mentafsirkannya ihsan dalam muamalat dengan dua pengertian, yaitu memberikan limpahan nikmat untuk kesejahteraan dan kepentingan pihak lain, selain mempertingkatkan kualiti kerja.
Pengertian pertama dapat dilihat dengan jelas melalui aktiviti kekeluargaan dan kemasyarakatan dalam komuniti Islam.
Dalam lingkungan kekeluargaan, setiap unit dalam keluarga yaitu: ibu, bapak, anak, suami dan isteri mempunyai tanggungjawab serta rasa saling hormat menghormati.
Seorang anak tidak boleh sama sekali mengecewa dan mengecilkan hati ibu bapaknya. Ibu bapak pula hendaklah mendekati anak dengan penuh kasih sayang dan mendidik supaya mereka menjadi Muslim yang bertakwa kepada Allah.
Wujudnya keadaan itu, cita-cita melahirkan institusi keluarga yang menepati slogan rumahku syurgaku pasti tercapai dengan izin Allah.
Dalam lingkungan kemasyarakatan pula, setiap anggota masyarakat perlu mempunyai rasa tanggungjawab seperti sabda Rasulullah SAW yang bermaksud: “Seseorang Muslim adalah bersaudara dengan seorang Muslim yang lain. Janganlah kamu menzaliminya, jangan pula menghinanya dan juga jangan merendahkan mereka.” (Hadis riwayat Muslim)
Maksud ihsan adalah menyeluruh, bukan sekadar kepada fakir miskin, malah meliputi segala aspek kehidupan dan diberikan kepada semua lapisan manusia tidak kira kaya atau miskin.
Golongan fakir miskin dan anak yatim seharusnya diberikan bantuan sewajarnya bagi meringankan kesusahan mereka. Begitu juga orang kaya atau berada yang ditimpa kesusahan diberikan bantuan sepatutnya bagi melepaskan mereka daripada belenggu kesempitan hidup
Orang sakit pula hendaklah dibantu dengan mengiringnya ke hospital untuk mendapat rawatan.
Begitulah antara makna konsep ihsan yang wajib diterapkan dalam pentas kehidupan manusia untuk mewujudkan masyarakat harmoni, sejahtera serta diredai Allah.
Pengertian kedua daripada skop ihsan dalam muamalat yakni mempertingkatkan kualiti kerja amat bergantung kepada dua syarat utama yaitu: ilmu pengetahuan menyeluruh dan ketrampilan kemahiran yang mantap. Tanpa kedua-dua syarat itu, tidak akan lahir perbuatan atau kerja yang berkualiti ihsan.



Tiga Aspek Pokok Dalam Ihsan
Ihsan meliputi tiga aspek yang fundamental. Ketiga hal tersebut adalah ibadah, muamalah, dan akhlak. Ketiga hal inilah yang menjadi pokok bahasan dalam ihsan.
1.      Ibadah
Kita berkewajiban ihsan dalam beribadah, yaitu dengan menunaikan semua jenis ibadah, seperti shalat, puasa, haji, dan sebagainya dengan cara yang benar, yaitu menyempurnakan syarat, rukun, sunnah, dan adab-adabnya. Hal ini tidak akan mungkin dapat ditunaikan oleh seorang hamba, kecuali jika saat pelaksanaan ibadah-ibadah tersebut ia dipenuhi dengan cita rasa yang sangat kuat (menikmatinya), juga dengan kesadaran penuh bahwa Allah senantiasa memantaunya hingga ia merasa bahwa ia sedang dilihat dan diperhatikan oleh-Nya. Minimal seorang hamba merasakan bahwa Allah senantiasa memantaunya, karena dengan inilah ia dapat menunaikan ibadah-ibadah tersebut dengan baik dan sempurna, sehingga hasil dari ibadah tersebut akan seperti yang diharapkan. Inilah maksud dari perkataan Rasulullah saw yang berbunyi,
“Hendaklah kamu menyembah Allah seakan-akan engkau melihat-Nya, dan jika engkau tak dapat melihat-Nya, maka sesungguhnya Dia melihatmu.”
Kini jelaslah bagi kita bahwa sesungguhnya arti dari ibadah itu sendiri sangatlah luas. Maka, selain jenis ibadah yang kita sebutkan tadi, yang tidak kalah pentingnya adalah juga jenis ibadah lainnya seperti jihad, hormat terhadap mukmin, mendidik anak, menyenangkan isteri, meniatkan setiap yangmubah untuk mendapat ridha Allah, dan masih banyak lagi. Oleh karena itulah, Rasulullah saw. menghendaki umatnya senantiasa dalam keadaan seperti itu, yaitu senantiasa sadar jika ia ingin mewujudkan ihsan dalam ibadahnya.
2. Muamalah
Dalam muamalah, ihsan dijelaskan Allah swt. pada surah An-Nisaa’ ayat 36, yang berbunyi sebagai berikut, “Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu bapak, karib kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat maupun yang jauh, teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu.”
Kita sebelumnya telah membahas bahwa ihsan adalah beribadah kepada Allah dengan sikap seakan-akan kita melihat-Nya, dan jika kita tidak dapat melihat-Nya, maka Allah melihat kita. Kini, kita akan membahas ihsan dari muamalah dan siapa saja yang masuk dalam bahasannya. Berikut ini adalah mereka yang berhak mendapatkan ihsan tersebut:
a. ihsan kepada kedua orang tua
b. ihsan kepada karib kerabat
c. ihsan kepada anak yatim dan fakir miskin
d. ihsan kepada tetangga dekat, tetangga jauh, serta teman sejawat
e. ihsan kepada ibnu sabil dan hamba sahaya
f. ihsan dengan perlakuan dan ucapan yang baik kepada manusia
g. ihsan dalam hal muamalah
h. ihsan dengan berlaku baik kepada binatang
3. Akhlak
Ihsan dalam akhlak adalah: buah dari ibadah dan muamalah. Seseorang akan mencapai tingkat ihsan dalam akhlaknya apabila ia telah melakukan ibadah seperti yang menjadi harapan Rasulullah dalam hadits yang telah dikemukakan di awal tulisan ini, yaitu menyembah Allah seakan-akan melihat-Nya, dan jika kita tidak dapat melihat-Nya, maka sesungguhnya Allah senantiasa melihat kita. Jika hal ini telah dicapai oleh seorang hamba, maka sesungguhnya itulah puncak ihsan dalam ibadah. Pada akhirnya, ia akan berbuah menjadi akhlak atau perilaku, sehingga mereka yang sampai pada tahap ihsan dalam ibadahnya akan terlihat jelas dalam perilaku dan karakternya.
Jika kita ingin melihat nilai ihsan pada diri seseorang —yang diperoleh dari hasil maksimal ibadahnya– maka kita akan menemukannya dalam muamalah kehidupannya. Bagaimana ia bermuamalah dengan sesama manusia, lingkungannya, pekerjaannya, keluarganya, dan bahkan terhadap dirinya sendiri. Berdasarkan ini semua, maka Rasulullah saw. mengatakan dalam sebuah hadits, “Aku diutus hanyalah demi menyempurnakan akhlak yang mulia.”

Sabtu, 30 November 2013

LINGKUNGAN INDUSTRI


PENGANTAR BISNIS (LINGKUNGAN INDUSTRI)




Description: A a a a Umsida











KELAS A-2
FAKULTAS EKONOMI PROGRAM STUDI MANAJEMEN


UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SIDOARJO
Kampus 1 Jl.Mojopahit 666-B Sidoarjo Tlpn.031-8945444
Kampus 2 Jl.Raya Gelam 250 Candi Sidoarjo Tlpn.031-8921938
KATA PENGANTAR

Kami panjatkan puja dan puji syukur kehadirat ALLAH SWT, atas limpahan rahmat hidayah dan inayahnya sehingga makalah ini dapat terbentuk sedemikian rupa. Tak lupa kami haturkan sholawat serta salam kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW yang telah membimbing kita menuju jalan yang benar.
       
        Makalah ini kami buat dengan sengaja agar acara yang kami rencanakan dapat berjalan dengan lancar tanpa suatu kendala apapun. Harapan kami, semoga makalah ini dapat diterima dan bermanfaat untuk semua masyarakat.
       
       Demikianlah makalah ini kami buat, kurang lebihnya kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Kami ucapkan terimakasih atas perhatiannya.


Sidoarjo,01 Oktober 2013




Penyusun








DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR
NAMA KELOMPOK
PENGERTIAN INDUSTRI                                                                                                     1
KONSEP DAN TUJUAN KEGIATAN INDUSTRI                                                              1
KLASIFIKASI INDUSTRI                                                                                                     1
Ø      Berdasarkan bahan baku yang digunakan.
Ø      Berdasarkan tenaga kerjanya.
Ø      Berdasarkan produk yang dihasilkan, industri dikelompokan.
Ø      Berdasarkan proses produksi yang diterapkan, industri dikelompokan.
Ø      Berdasarkan modal yang digunakannya.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBEBASAN INDUSTRI                                        3
Ø      Faktor sumber daya alam.
Ø      Faktor sosial.
Ø      Faktor ekonomi.
LOKASI SUATU INDUSTRI                                                                                     4
PERMINTAAN INDUSTRI                                                                                                    5
PERSAINGAN INDUSTRI                                                                                                    5
LINKUNGAN TENAGA KERJA                                                                                           6
LINGKUNGAN PERATURAN                                                                                              6
KARAKTERISTIK INDUSTRI                                                                                              6
SUMBER SUMBER INDUSTRI                                                                                             7
EKSPORTUR TERHADAP KONDISI INDUSTRI                                                                7
Ø      Pangsa pasar suatu perusahaan
Ø      Fokus perusahaan pada industri utama
BERSAING DALAM SUATU INDUSTRI                                                                             8
Ø      Mengenali pesaing
Ø      Mengembangkan keunggulan kompetitif
MENILAI LINGKUNGAN INDUSTRI DARI PROSPEKTIF GLOBAL                              12

DAFTAR PUSTAKA


1.      Repository, Universitas Pendidikan Indonesia.
4.       JEFF MADURA,Salemba Empat,2001,Buku 1,Jilid 1,Pengantar Bisnis Lingkungan Industri.













PENDAHULUAN

Latar Belakang
Mata kulia pengantar bisnis perlu diberikan kepada semua peserta didik.Untuk membekali mereka dengan kemampuan berpikir logis, analitis, sistematis, kritis dan kreatif serta kemampuan bekerja sama. Dalam membelajarkan pengantar bisnis kepada mahasiswa, apabila dosen masih menggunakan paradigma pembelajaran lama dalam arti komunikasi dalam pembelajaran pengantar bisnis cenderung berlangsung satu arah umumnya dari dosen ke mahasiswa, dosen lebih mendominasi pembelajaran maka pembelajaran cenderung monoton sehingga mengakibatkan peserta didik (mahasiswa) merasa jenuh. Oleh karena itu dalam membelajarkan pengantar bisnis kepada mahasiswa, dosen hendaknya lebih memilih berbagai variasi pendekatan, strategi, metode yang sesuai dengan situasi sehingga tujuan pembelajaran yang direncanakan akan tercapai. Perlu diketahui bahwa baik atau tidaknya suatu pemilihan model pembelajaran akan tergantung tujuan pembelajarannya, kesesuaian dengan materi pembelajaran, tingkat perkembangan peserta didik (mahasiswa), kemampuan dosen dalam mengelola pembelajaran serta mengoptimalkan sumber-sumber belajar yang ada.

Tujuan
Tulisan ini bertujuan untuk menambah wawasan para pembaca, khususnya para mahasiswa jurusan manajemen, fakultas Ekonomi Universitas Muhammdiyah Sidoarjo agar nantinya dalam membuat rencana pelaksanaan bisnisnya dapat menerapkan di dunia usahanya.










KESIMPULAN

ü      Karakteristik utama yang mempengaruhi prestasi adalah:
·        Permintaan industri
·        Persaingan industri
·        Lingkungan tenaga kerja
·        Lingkungan peraturan
ü      Permintaan industri dan derajat persaingan mempengaruhi permintaan akan barang dan jasa perusahaan dan berikutnya mempengaruhi penghasilan perusahaan.
ü      Lingkungan tenaga kerja dan peraturan mempengaruhi biaya perusahaan,karena keuntungan perusahaan sama dengan penghasilan dikurangi biaya,maka keuntungan dipengaruhi oleh faktor indistri tersebut.
ü      Suatu perusahaan lebih terekspos oleh kondisi industri jika memiliki pangsa pasar besar dan memusatkan hanya pada bisnis dalam industri tersebut.
ü      Dengan berubahnya kondisi industri kebanyakan bisnis perusahaan akan terpengaruh,perusahaan dapat mengurangi eksposur terhadap kondisi industri dengan mendiversifikasikan bisnisnya.
ü      Suatu perusahaan melawan persaingan dengan menilai persaingannya serta mengembangkan keunggulan kompetitif.
ü      Untuk mrngenali pesaing utama perusahaan harus mengenali segmen industri yang dilayani,ia dapat mengembangkan keunggulan kompetitif melalui efisiensi produksi(yang memungkinkan memasang harga lebih rendah) dengan kualitas lebih baik atau iferensiasi produk.























NAMA KELOMPOK

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SIDOARJO TA.2013/2014
FAKULTAS EKONOMI PRODI MANAJEMEN


DANI PURNIAWAN
(132010200198)        (0896-7822-6429)

CANDRA LESMANA
(132010200186)        (0819-3468-7412)

NOVITA WULANDARUM
(132010200226)        (0857-4660-4605)

LUTHFIA QASTHARINI
(132010200248)        (0813-3308-5690)

LINGKUGAN INDUSTRI

Dari berbagai karakteristik industri yang mempengaruhi bisnisnya adalah: Permintaan industri,Tingkat persaingan dalam industri,Peraturan industri akan menghasilkan Hasil perusahaan dan Biaya perusahaan yang juga berakibat pada pendapatan perusahaan yang kemudian menentukan Nilai perusahaan itu.
Pengertian Industri
Indusrti merupakan suatu sistem yang merupakan perpaduan antara subsistem fisis maupun non fisis (manusia). Industri dalam artian yang luas merupakan suatu usaha di bidang ekonomi yang bersifat produktif. Sedangkan dalam artian yang sempit, industri merupakan suatu usaha yang sifatnya mengubah dan mengolah bahan mentah menjadi barang jadi atau setengah jadi (Repository, Universitas Pendidikan Indonesia).
Berdasarkan pengertian di atas, maka industri merupakan bagian yang berkaitan dengan proses produksi, yaitu suatu kegiatan yang mengolah bahan mentah menjadi barang setengah jadi atau bahkan barang jadi yang memiliki nilai tambah. Definisi mengenai industri sangatlah luas, yakni menyangkut semua kegiatan manusia dalam bidang ekonomi yang sifatnya produktif dan komersial.
 Konsep dan Tujuan Kegiatan Industri
            Suatu konsep kegiatan industri atau yang dikenal dengan istilah industrialisasi  berawal dari revolusi industri pertama pada pertengahan abad ke-18 di Inggris. Revolusi industri ini ditandai dengan penemuan metode baru untuk permintalan, dan penemuan kapas yanng mencipatakan spesialisasi dalam produksi, seta peningkatan produktivitas dari faktor produksi yang digunakan.
Sejarah ekonomi dunia menunjukan bahwa industrialissi merupakan suatu proses interasksi antara pengembangan teknologi, inovasi, spesialisasi, produksi, dan perdagangan anatar negara, yang pada akhirnya sejalan dengan meningkatnya pendapatan masyarakat mendorong perubahan struktur ekonomi dibanyak negara, dari yang tadinya berbasis pertanian menjadi berbasis industri. Pengalaman di hampir semua negara menunjukan bahwa indutrialisasi sangat perlu karena menjamin pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Hanya beberapa Negara dengan penduduk sedikit & kekayaan alam meilmpah seperti Kuwait & libya ingin mencapai pendapatan yang tinggi tanpa industrialisasi.
 Klasifikasi Industri
            Industri merupakan suatu kegiatan ekonomi yang sangat luas, berdasarkan hal tersebut maka tidak dapat dipungkiri lagi bahwa industri memiliki begitu banyak macam disetiap peloksok dunia. Sama halnya dengan cara begitu banyaknya macam-macam industri di dinia ini, cara pengelompokkan industri juga berbeda-beda akan tetapi pada hakihatnya, pengelompokan industri dapat didasarkan pada jenis bahan bakunya, tenaga kerjanya, pangsa pasar, modal, jenis teknologi yang digunakan dan lain sebagainya. Berikut ini merupakan pengelompokan atau klasifikasi dari industri.
Ø      Berdasarkan bahan baku yang digunakan.
Setiap perusahaan tentunya menggunakan bahan baku yang berbeda-beda tergantung dari produk yang dihasilkan oleh perusahaan tersebut. Maka berdasakan bahan bakunya industri digolongkan menjadi:
a. Industri ekstraktif, yaitu suatu jenis industri yang bahan bakunya diperoleh langsung dari alam, contohnya adalah pertanian, peternakan dan pertambangan dan lain sebagainya.
b. Industri nonekstraktif, yaitu industri yang mengolah lebih lanjut hasil-hasil industri lain, contohnya adalah industri kayu lapis dan industri kain.
c. Industri fasilitatif, yakni suatu jenis industri yang menjual jasa layanan untuk keperluan orang lain, contohnya adalah  perbankan, perdagangan, pariwisata dan lain sebagainya.
Ø      Berdasarkan tenaga kerjanya.
Jumlah tenaga kerja untuk setiap perusahaan atau industri tentunya berbeda-beda sesuai dengan skala industri untuk perusahaan tersebut seperti:
a. Industri kecil, sering disebut dengan industri rumahan, yakni memiliki modal yang relative kecil, tenaga kerjanya berasal dari lingkungan sekitar atau masih ada hubungan saudara. Tenaga kerja yang digunakan pada skala industri ini umumnya berjumlah sekitar 5 sampai 19 orang, contohnya adalah industri genteng, industri batubata, dan industri pengolahan rotan dan lain sebagainya.
b. Industri sedang, yaitu industri yang memiliki modal yang cukup besar, tenaga kerja memiliki keterampilan tertentu, dan pimpinan perusahaan memiliki kemampuan manajerial tertentu dan umumnya menggunakan tenaga kerja sekitar 20 sampai 99 orang, contohnya adalah industri konveksi, industri bordir, dan lain sebagainya.
c. Industri besar, yaitu industri yang memiliki modal besar yang dihimpun secara kolektif dalam bentuk pemilikan saham, tenaga kerja harus memiliki keterampilan khusus, dan pimpinan perusahaan dipilih melalui uji kemapuan dan kelayakan (fit and profer test). Umumnya, tenaga kerja yang digunakan lebih dari 100 orang, contohnya adalah industri mobil, industri besi baja, dan industri pesawat terbang dan lain sebagainya.
Ø      Berdasarkan produk yang dihasilkan, industri dikelompokan menjadi:
a. Industri primer, yaitu industri yang menghasilkan barang atau benda yang tidak perlu pengolahan lebih lanjut dimana barang atau benda yang dihasilkan tersebut dapat dinikmati atau digunakan secara langsung, contohnya adalah industri pakaian serta industri makanan dan minuman.
b. Industri sekunder, yaitu industri yang menghasilkan barang atau benda yang membutuhkan pengolahan lebih lanjut, contohnya adalah industri baja, dan industri tekstil.
c. Industri tersier, yaitu industri yang hasilnya tidak berupa barang atau benda yang dapat dinikmati atau digunakan baik secara langsung maupun tidak langsung, melainkan berupa jasa layanan yang dapat mempermudah atau membantu kebutuhan masyarakat. Contohnya adalah perbankan dan pariwisata.
Ø      Berdasarkan proses produksi yang diterapkan, industri dikelompokan menjadi:
a. Industri hulu, yakni suatu industri yang hanya mengolah bahan mentah menjadi barang setengah jadi. Industri ini sifatnya hanya menyediakan bahan baku untuk kegiatan industri yang lain.
b. Industri hilir, yakni suatu jenis industri yang mengolah barang setengah jadi menjadi barang jadi sehingga barang yang dihasilkan dapat langsung dipakai atau dinikmati oleh konsumen.
Ø      Berdasarkan modal yang digunakannya, dapat dibedakan menjadi:
a. Industri dengan penanaman modal dalam negeri, dimana suatu industri memperoleh dukungan modal dari pemerintah. Umumnya pemerintah menyediakan modal untuk industri dengan skala kecil.
b. Industri dengan penanaman modal asing, yaitu industri yang modalnya berasal dari penanaman modal asing.
c. Industri dengan modal patungan (join venture).yakni gabungan beberapa perusahaan dengan modal dijadikan satu.
Faktor yang Mempengaruhi Keberadaan Industri
            Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi keberadaan industri di suatu daerah, termasuk faktor geografi juga ikut mempengaruhinya. Berikut ini merupakan faktor-faktor yang memepengaruhi keberadaan suatu industri (Repository, Universitas Pendidikan Indonesia).
Ø      Faktor sumber daya alam, terdiri dari:
a.      Bahan mentah
b.      Sumber energy
c.      Penyediaan air
d.      Iklim dan bentuk lahan

Ø      Faktor sosial, terdiri dari:
a.      Penyediaan tenaga kerja
b.      Kemampuan teknologi
c.      Kemampuan organisasi

Ø      Faktor ekonomi, terdiri dari:
a.      Pemasaran
b.      Transportasi
c.       Modal
d.       Nilai dan harga lahan

Lokasi Suatu Industri
            Lokasi suatu industri sangatlah penting dan akan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup suatu proses produksi khususnya. Penentuan lokasi haruslah tepat dengan tujuan utamanya yaitu untuk memperbesar keuntungan dengan meminimalisasikan biaya yang dikeluarkan. Penentuan suatu lokasi industri tentunya harus dapat memepertimbangkan:
1.      Factor endowment seperti lahan, tenaga dan modal
2.      Pasar dan harga
3.      Bahan baku dan energy
4.      Keterkaitan antar industri dan penghematan yang ekstrem
5.      Kebijakan pemerintah pada suatu lokasi yang bersangkutan
6.      Biaya angkutan


PERMINTAAN INDUSTRI
Permintaan industri adalah: keseluruhan permintaan terhadap produk produk alam industri.
Dalam kurun waktu tertentu,suatu industri dapat berhasil lebih baik dari yang lainnya disebabkan tingginya permintaan keseluruhan dari produk dalam industri disebut(permintaan indusri).Contohnya: permintaan industri terhadap pakaian bayi tergantung juga dengan jumlah anak-anak yang dilahirkan.
Namun permintaan industri dapat berubah secara mendadak,maka para manajer harus terus dan selalu memantaunya.Hal ini dapat dipengaruhi oleh tingkat pendapatan atau preferensi konsumen.Contohnya: preferensi konsumen meningkatkan permintaan smartphone android akhir akhir ini,yang menguntungkan beberapa vendor seperti samsung misalnya.
Seperti halnya naiknya permintaan maka menguntungkan perusahaan,dan begitupun sebaliknya.Contohnya: meningkatnya permintaan akan misil dan produk pertahanan suatu negara akan merugikan bagi perusahaan lainya yang memproduksi produk sejenis.
PERSAINGAN INDUSTRI
Setiap industri terdiri dari peberapa perusahaan yang bersaing untuk satu sama lain untuk  para konsumen yang menginginkan produknya.Ketika perusahaan menjadi bagian dari industri yang kurang bersaing,perusahaan itu akan lebih menguntungkan karena alasan berikut:
1.      Penjualan perusahaan di bandingkan pasar keseluruhan (pangsa pasar) normalnya lebih tinggi jika menghadapi persaingn sedikit.
2.      Perusahaan dapat memasang harga tinggi tanpa kehilangan konsumen.
3.      Keseluruhan penghasilan (total reveneu) tergantung pada jumlah terjual(quantity) yang terjual dan harga per unit(price).

Rounded Rectangle: Penghasilan =Jumlah unit terjual x Harga
Reveneu= Q x P

Rounded Rectangle: KETERANGAN
Q= JUMLAH YANG TERJUAL
P=HARGA
                                                                                           






Pada perusahaan yang menghadapi persaingan sedikit dapat menjual dalam jumlah besar pada harga tinggi sehingga, menghasilkan tingkat penghasilan yang tinggi.
Pada tingkat persaingan yang tinggi mempunyai akibat sebaliknya.
1.      Dapat menurunkan pangsa pasar.
2.      Tingat persaingan tinggi dapat memaksa setiap perusahaan dalam industri untuk mengurangi harga untuk mencegah perusahaan lain mengambil bisnisnya.
Pangsa pasar (market share) adalah: Penjualan perusahaan di bandingkan pasar keseluruhan.
LINKUNGAN TENAGA KERJA
Beberapa industri memiliki karakteristik tenaga kerja khusus.Biaya tenaga kerja jauh lebih tingi dalam industri tertentu seperti pelayanan kesehatan,yang memerlukan spesialisasi,serikat tenaga kerja juga mempengaruhi biaya tenaga kerja,beberapa industri di daerah selatan memiliki biaya tenaga kerja lebih tinggi.Industri yang memiliki serikat tenaga kerja juga akan mengalami mogok kerja jika tuntutan para pekerjanya tidak dikabulkan.
LINGKUNGAN PERATURAN
Pemerintah federal menegakkan peraturan lingkungan,melarang perusahaan beroperasi di suatu lokasi atau berkecimpung dalam bisnis tertentu.Semua industri terkena beberapa peraturan pemerintah.
Ada peraturan lebih ketat di suatu industri dibanding lainnya.Perusahaan mobil misalnya terkena peraturan lingkungan,perusahaan perbankan lebih kepada peraturan jasa yang dapat mereka sediakan.seorang pengusaha harus tahu segala peraturan yang akan dikenakan pada industri tersebut.
KARAKTERISTIK INDUSTRI
Semua karakteristik industri yang baru diidentifikasikan harus dipertimbangkan untuk menentukan dampaknya terhadap prestasi perusahaan.dan dapat mempengaruhi keuntungan sebuah prestasi perusahaan,perubahan dalam permintaan industri dan persaingan mempengaruhi permintaan akan produk perusahaan sehingga mempengaruhi penghasilannya juga mempengaruhi biaya operasionalnya,secara khusus mempengaruhi biaya perusahaan.
Efek keseluruhan terhadap keuntungan tergantung pada dampak dari setiap karakteristik terhadap penghasilan atau biaya perusahaan, dan dapat dipastikan dengan berkonsultasi dengan bisnis apapun secara berkala dan membahas industri tertentu berhasil belakangan ini.
SUMBER SUMBER INDUSTRI
Selain suatu perusahaan dapat mencoba untuk memantau sendiri karakteristik industri,perusahaan juga dapat mengandalkan pada sumber lain untuk informasi industri adalah:
1.      Value Line
The Value Line Industry Survay menyediakan informasi berharga mengenai sejumlah perusahaan yang diperdagangkan secara publik termasuk karakteristik keuanga,ramalan pendapatan,dan informasi umum tentang industri masing masing.
2.       Standart and Poor
The Standart and Poor Industry Outlook menyediakan data industri dan penilaian pada beberapa industri berbeda,perusahaan dapat menggunakan sumber ini untuk meramalkan permintaan industri,persaingan,lingkungan tenaga kerja,dan lingkungan peraturan.
EKSPORTUR TERHADAP KONDISI INDUSTRI
Beberapa perusahaan lebih terekspos kondisi industri yang berarti hasilnya lebih dipengaruhi oleh kondisi tersebut.Dua dari karakteristik utama yang mempengaruhi eksposur sebuah perusahaan terhadap kondisi industri adalah pangsa pasar dan fokus perusahaan pada industri utamanya.
Ø      PANGSA PASAR SUATU PERUSAHAAN
Seberapa besar suatu perusahaan terpengaruh oleh perubahan kondisi industri tergantung pangsa pasar,atau pangsa penjualan keseluruhan dalam industri (atau pasar) akan mendapat keuntungan lebih dari peningkatan permintaan industri.Perusahaan yang memiliki pangsa pasar terbesar juga terkena dampak lebih besar dibanding perusahaan kecil pada saat permintaan industri menurun.
Ø      FOKUS PERUSAHAAN PADA INDUSTRI UTAMA
Perusahaan yang memfokuskan bisnisnya pada satu industri secara umum lebih terekspos terhada kondisi industri.sebagai contoh perusahaan raksasa software microsoft yang mengeluarkan OS windows lebih terekspos pada OS nya yang menjadi OS komputer secara global.
·        Mengurangi Eksposur Melalui Diversifikasi
Suatu perusahaan mungkin ingin mengurangi eksposurnya terhadap kemungkinan kondisi buruk industri bersangkutan.Solusinya adalah dengan mendiversifikasikan bisnis pada beberapa industri.Contohnya perusahaan google mengeluarkan search engine yang populer saat ini dan OS android maka jika terjadi penurunana pengguna android maka google  akan lebih terfokus pada mesin pencari internet.Dengan cara ini perusahaan dapat menurunkan akibat yang merugikan yang disebabkan oleh penurunan dalam industri tertentu.
Adapun pernyataan berikut diambil dari laporan tahunan Textron yang mengkonfirmasikan manfaat potensial dari diversifikasi.Pada waktu suatu industri berprestasi buruk industri lainya mungkin berprestasi baik.contohnya Exxon mendapat manfaat dari diversifikasi kedalam bisnis kimia karena hasil dari bisnis minyak sangat terekspos terhadap perubahan harga pasar dari minyak mentah.Meskipun di versifikasikan dapat secara efektif mengurangi eksporsur perusahaan terhadap suatu industri,perusahaan seharusnya hanya berdiversifikasikan ke dalam industri yang keahliannya dimiliki.Perusahaan kehilangan fokusnya dengan mencoba terlalu banyak bisnis dan terkena biaya lebih tinggi dari yang diperkirakan.
PERSAINGAN DALAM SUATU INDUSTRI
Persaingan ketat dapat memisahkan hasil dari perusahaan yang dikelola dengan baik dari perusahaan yang dikelola buruk.Dengan adanya pengaruh persaingan industri terhadap hasil perusahaan,perusahaan hendaknya memiliki dua tugas berikut:
·        Menilai pesaing pesaingnya
·        Mengembangkan keunggulan kompetitif

Ø      MENGENALI PESAING
Setiap perusahaan hendaknya dapat mengenali pesaingnya dan mengukur derajat persaingan.setiap industri memiliki segmen atau bagian  yang mencerminkan jenis bisnis dan kualitasnya.Dengan demikian sebuah industri dapat secara sempit didefinisikan dengan membagi segmen menurut jenis bisnis dan kualitas outputnya,pembagian dengan cara ini dapat menolong mengenali pesaing utama sehingga mereka dapat dinilai.
·        MEMBAGI  SEGMEN BERDASARKAN JENIS BISNIS
Dalam sebuah industri beberapa perusahaan mungkin memusatkan pada jenis konsumen tertentu,sebagai contoh: Industri mebel memiliki segmen seperti meubel luar negeri,meubel kamar tidur,dan meuble kantor.Derajat persaingan dalam setiap segmen dapat beragam,misalnya persaingan meubel luar ruangan lebih sedikit dibandingkan di meubel kamar tidur.Hal ini lebih membantu jika perusahaan mendefinisikan secara sempit industrinya sebelum menilai derajat persaingan.
·        MEMBAGI SEGMEN BERDASARKAN KUALITAS
Ketika perusahaan sudah mendefinisaikan industrinya berdasarkan jenis bisnisnya perusahaan seharusnya juga menilai perbedaan kualitas segmen yang ada.Contohnya: mobil seperti BMW 325 dan CORVETTE dipandang memiliki kualitas tinggi (diukur sesuai ukuran mesin,dan keistimewahan lainnya yang dikehendaki konsumen), dan relatif tinggi harganya.
Banyak perusahaan menciptakan produk untuk segmen penduduk berbeda ada yang high end, middle end, dan low end Contohnya : Samsung mengeluarkan smartphone galaxy S4 yang membidik kelas high end, namun samsung juga mengeluarkan smartphone galaxy core duos yang merambah ke segmen midlle end,tak ketinggalan demi menggaet konsumen yang banyak samsung mengeluarkan seri galaxy young duos yang membidik segmen low end.Sebuah perusahaan mungkin memproduksi produk dengan kualitas tinggi untuk konsumen yang sanggup membayar harga tinggi seperti smatrphone galaxy S4 dan kualitas rendah seperti galaxy Young duos,bagi konsumen yang kurang mementingkan kualitas dan terlebih mementingkan harga.
Segmen adalah: Bagian dari pasar yang mencerminkan jenis bisnis atau kualitas.
·        MENGANTISIPASI  PERUBAHAN  DALAM  KUALITAS
Pesaing dalam suatu segmen industri berubah dari waktu ke waktu,perusahaan baru bermunculan lainnya yang tidak berhasil keluar dari pasar.Banyak perusahaan bersaing dalam pasar yang sama mencoba berekspansi,untuk bersaing dalam segmen industri tertentu memiliki tujuan sama yaitu meningkatkan pangsa pasar.Tetapi semua pesaing dalam suatu segmen industri tidak dapat meningkatkan pangsa pasarnya bersamaan ketika beberapa pesaing mendapatkan pangsa pasar dan pesaing lainya kehilangan.Contohnya: persaingan smartphone dengan OS android dari google dan iOS dari apple,yang sanggup menurunkan pangsa pasar iOS karena android dinilai lebih canggih dan attraktif juga bisa di costom sesuai selera pengguna di banding iOS yang notabennya membidik hanya kelas atas saja,berbeda dengan android yang memiliki pangsa pasar lebih banyak karena semua vendor bisa menggunakannya dan membidik semua kalangan masyarakat.
Seperti SONY,SAMSUNG,LG,dll.Dan membidik semua kalangan masyarakat mulai dari atas,menenggah,dan bawah.Juga masyarakat bisa memilih brand mana yang disukainya apa SONY atau SAMSUNG,dan bagaimana perusahaan menilai persaingan? Pernyataan yang dibuat Amazone.com adalah: “pasar buku eceran sangat bersaing mulai dari menjual buku online dan sejumlah pedagang tidak langsung membidik ke online,perusahaan meyakini bahwa faktor utama dalam prinsip persaingan adalah: kenyamanan,harga,keterjangkauan,pelayanan,kualitas,dan kecepatan pemenuhan.dan perusahaan menilai perdagangan online akan menguat di pasar mendatang dan sekarang sudah terbukti”.
Ø      MENGEMBANGKAN KEUNGGULAN KOMPETITIF
Suatu perusahaan yang sudah mengenali dan menilai pesaingnya juga harus mencari cara untuk meningkatkan atau sedikitnya mempertahankan pangsa pasar perusahaan menilai segmen industri tertentu untuk menentukan apakah perusahaan memiliki keunggulan kompetitif.Karakteristik berikut ini dapat menciptakan keunggulan kompetitif bagi sebuah perusahaan:
·        Harga produksi rendah
·        Kualitas lebih baik
·        Diferensiasi produk

·        Harga produk rendah
Jika perusahaan dapat memproduksi produk dengan kualitas serupa dengan harga produksi lebih rendah,maka perusahaan dapat memasang harga produknya lebih rendah dibandingkan para pesaingnya.Hal ini memungkinkan perusahaan mendapatkan pangsa pasar lebih besar.Contohnya: perusahaan Sony smartphone memproduksi smartphone dengan fitur highend juga dilengkapi kualitas yang begus tapi di jual dengan harga yang murah tentu akan menarik pangsa pasar yang banyak di bandingkan dengan para rival nya semisal samsung yang menjual smartphone dengan harga mahal tapi kualitasnya buruk seperti terbuat dari plastik bukan bahan aluminium atau kaca anti gores hal ini diperoleh dari rendah nya biaya produksi dari SDM dan proses produksi yang efisien.
Beberapa perusahaan mencoba mencapai keuntungan harga ketika mereka tidak memiliki keunggulan dari biaya,misalnya keunggulan kompetitif pengusaha akan hilang kecuali mereka tidak memiliki keunggulan dari biaya.
Perusahaan penerbangan umumnya berupaya mendapatkan keunggulan harga di banding pesaingnya dengan megiklankan tarif khusus pada berbagai jalur pada perioda tertentu.Tujuannya untuk menarik konsumen dari penerbangan lainnya.Perusahaan yang lebih efisien dapat menarik pesaing yang kurang efisien keluar dari industri.

·        Kualitas kurang baik
Jika perusahaan dapat menghasilkan produk dengan kualitas lebih baik tanpa mengenakan biaya berlebihan,perusahaan tersebut memiliki keunggulan kompetitif dibandingkan pesaing lain dalam kelompok harga yang sama.Contohnya: Smartphone Sony Xperia Z dengan Samsung galaxy S4 dinilai memiliki fitur dan kualitas yang bagus untuk Sony Xperia Z di banding Galaxy S4 baik dilihat dari segi kualitas material yang digunakan maupun dari segi spesifikasi apalagi dulihat dari segi harga sony menawarkan jauh lebih murah di bandingkan samsung antara Rp.5.900.000 dengan Rp.6.500.000.keunggulan kualitas menciptakan keunggulan kompetitif dalam segmen ini.Berbagai karakteristik dapat menyebabkan produk berkualitas tinggi mungkin karena lebih mudah digunakan,berumur panjang atau pelayanan lebih baik.karakteristik khusus ini menentukan suatu produk menjadi lebih berkualitas.Dengan mencapai kualitas lebih baik,perusahaan dapat memtuskan konsumen dengan lebih baik.
·        Diferensiasi produk
Diferensiasi produk adalah: perusahaan dalam memenuhi permintaan pasar (konsumen).Perusahaan umumnya mencoba mengenali kebutuhan khusus pelanggannya agar dapat membedakan produknya (barang atau jasa) untuk memuaskan kebutuhan.Contoh: beberapa lensa kontak dibuat bagi pemakai permanen, dan lensa lainnya harus dibersihkan setiap hari sebab beberapa pelanggan tidak dapat memakai lensa secara permanen.
Preferensi pelanggan untuk setiap jenis pelayanan juga beragam,sehinggan memungkinkan perusahaan dalam setiap industri membedakan pelayanannya.Dengan berlakunya waktu preferensi konsumen untuk suatu keistimewahan produk dapat berubah,perusahaan harus mencoba menggenali perubahan dalam industri agar mereka dapat mengubah produk yang ditawarkan,kegagalan untuk beradaptasi dapat berakibat berkurangnya pangsa pasar perusahaan.Contohnya: Nokia yang saat ini masih menggunakan windows phone yang belum begitu popular di bandingkan rivalnya yang memakai Android OS, karena windows phone sangat jarang peminatnya dan aplikasinya masih kurang terlebih di bedakan menurut negara.
Perusahaan ini meningkatkan prestasinya ketika mereka mengenali pentingnya merespon keunggulan bersaing,perusahaan umumnya menggunakan analisa SWOT untuk mengembangkan keunggulan bersaing,SWOT(Strengths,Weaknesses,Opprtunities,dan Threats ) yang artinya (kekuatan,kelemahan,kesempatan,dan ancaman)
Didalam analisa SWOT perusahaan menilai kekuatan kelemahannya sendiri,demikian pula kesempatan dan ancaman dari luar.
Contohnya: Amazone.com mengganggap kekuatannya adalah kreatifitas dari para pegawainya dan kemampuan untuk mengaplikasikan teknologi.Sedangkan kelemahannya adalah kurangnya outlet eceran tradisional untuk menjual buku.Analisa SWOT juga membantu masa depan perusahaan dengan menggunakan kekuatanya untuk  mengkapitalisasi pada kesempatan,sementara mengurangi eksposur terhadap ancaman.Contohnya: jika Amazone meyakini bahwa salah satu kekuatannya adalah teknologi,Amazone.com akan meningkatkan teknologinya untuk melakukan penjualan buku langsung pada konsumen.




MENILAI LINGKUNGAN INDUSTRI DARI PROSPEKTIF GLOBAL
MENYOROTI TEKNOLOGI
KEUNGGULAN KOMPETITIF
Kemajuan teknologi informasi berubah di banyak negara termasuk industri toko bahan pangan eceran misalnya biasanya padat karya.Dimasa lampau kasir mengetik setiap jenis barang dan persediaan barang di hitung secara manual sekarang banyak toko beralih ke scanner yang menghemat waktu pelanggan dan mencatat pengeluaran barang secara elektronik.
KERJASAMA LINTAS FUNGSIONAL
USAHA INDUSTRI MEMPENGARUHI FUNGSI BISNIS
Manajer perusahaan memiliki tanggung jawab berbeda sehingga menilai aspek lingkungan industri secara berbeda pula,manajer produksi memantau biaya tenaga kerja,biaya produksi yang akan dipengaruhi oleh tingkat teknologi.Mereka juga memantau tingkat permintaan industri agar dapat menentukan volume produksi yang seharusnya diproduksi.dan peran manajer pemasaran terus memantau pesaing produknya dan mencari strategi untuk membuat produknya lebih unggul dari pesaing dan memutuskan bagaimana membuat produknya unggul.
Manajer keuangan menentau berapa banyak uang yang dapat dipinjam jika persaingan mengetat perusahaan dapat kehilangan pangsa pasarnya terhadap pesaing dan perusahaan harus membatasi utang agar mampu menutup biaya bunga dari utangnya dan mendapatkan informasi dari manajer pemasaran mengenai intensitas persaingan agar dapat menentukan jumlah dana yang tersedia (dari penjualan) untuk menutupi jumlah bunga yang akan datang.Dan secara umum lingkungan industri mempengaruhi fungsi produksi,pemasaran,dan keuangan dalam cara berbeda,juga penilaian pengaruh potensial secara keseluruhan membutuhkan masukan dari seluruh fungsi.Contohnya: pada saat Amerika terjun di bisnis internasional mereka harus mempertimbangkan segmen di negara yang bersangkutan.
Seperti penyesuaian produk dalam strategi harga untuk negara bersangkutan.Dibeberapa negara dengan pendapatan rendah untuk menyeimbangkan antara kualitas dan harga,mendorong memasarkan produk dengan ciri khas harga rendah.Contohnya: Di dalam suatu persaingan industri Personal Computer (PC) antara Asus dan Acer yang sama-sama dari Taiwan memiliki karakteristik yang berbeda seperti dalam hal:
Permintaan industri
Permintaan industri PC saat ini sangat banyak apalagi di dunia teknologi yang semakin pesat PC memiliki peranan penting bagi bara pekerja kantoran dan mahasiswa.Yang dapat menunjang produktifitas dalam bekerja untuk menyelesaikan laporan keuangan atau laporan merger perusahaan,dll dan untuk mahasiswa biasanya lebih kepada tugas-tugas kuliah yang semakin tak terhindarkan dari apa yang namanya PC untuk memnbuat makalah,persentasi,skipsi,laporan praktikum,dll.
Persaingan industri
Baru-baru ini banyak sekali vendor pembuat PC berlomba dalam menelurkan produk yang memiliki spesifikasi tinggi dan harga yang terjangkau juga material dari bahan logam semisal aluminium,mulai dari Asus,Acer,Samsung,Sony,Dell,dll terus belomba mengeluarkan produk terbarunya yang semakin canggih dan berharga murah.Hal ini yang mendorong persainagan semakin meruncing dan dalam persaingan ini siapa yang berkualitas dia yang akan menang dan begitupun sebaliknya, maka itu dari survei tahun 2012 Asus menjadi produk andalan nomer satu yang tidak gampang rusak dan berkualitas juga berharga murah,dan Acer yang menempati posisi ke tujuh karena memiliki produk yang gampang sekali rusak terutama hardware nya.
Dilema
Perhatian utama vendor PC adalah pelayanan garansi yang agak sulit karena setiap vendor memiliki masa garansi yang berbeda ada yang satu,dua,bahkan tiga tahun.Hal ini yang membuat para vendor PC dilema dan pembukaan cabang garai dibeberapa daerah yang kurang dijangkau, apalagi sekarang didera munculnya PC tablet yang sangat portable di bandingkan PC konvensional yang membuat berat untuk di bawah bepergian dan memerlukan tempat banyak.Juga persaingan OS antara Microsoft Windows yang sangat sepi pengguna sejak menelurkan Windows 8 karena dinilai para pengguna PC kurang nyaman dikarenakan absennya tombol start yang diganti dengan start screen dan windows 8 lebih dikhususkan touchscreen hal ini yang membuat penjualan PC semakin tergerus oleh PC tablet yang notanebenya lebih murah dan praktis.
Solusi
Jika pera vendor PC hanya melakukan sedikit inovasi maka tidak akan lama akan digerus oleh maraknya PC tablet belakangan ini di karenakan lebih user friendly di banding windows 8, maka itu sekarang pihak microsoft mengeluarkan Windows Blue (v.8.1) yang dapat menekan angka penjualan PC yang sempat down dan juga hadirnya Ultrabook dari Intel yang membuat notebook(PC) tidak seberat PC konvensional dan langsung nyala hanya dalam 2 detik yang dinamakan Instan On,juga Harddisk(HDD) yang diganti oleh Solid State Drive(SSD) yang semakin cepat dalam proses data dan lebih hemat energi,di barengi juga hadirnya prosesor Ultra Low Voltage(ULV) atau prosesor yang memiliki daya rendah tetapi memiliki kecepatan yang menabjubkan dengan fitur Turbo Boss 2.0.Dengan ini diharapkan penjualan PC akan meningkat.