PENGANTAR BISNIS (LINGKUNGAN
INDUSTRI)

KELAS A-2
FAKULTAS EKONOMI PROGRAM STUDI
MANAJEMEN
UNIVERSITAS
MUHAMMADIYAH SIDOARJO
Kampus 1 Jl.Mojopahit 666-B Sidoarjo
Tlpn.031-8945444
Kampus 2 Jl.Raya Gelam 250 Candi Sidoarjo
Tlpn.031-8921938
KATA PENGANTAR
Kami
panjatkan puja dan puji syukur kehadirat ALLAH SWT, atas limpahan rahmat
hidayah dan inayahnya sehingga makalah ini dapat terbentuk sedemikian rupa. Tak
lupa kami haturkan sholawat serta salam kepada junjungan kita Nabi Besar
Muhammad SAW yang telah membimbing kita menuju jalan yang benar.
Makalah ini kami buat dengan sengaja
agar acara yang kami rencanakan dapat berjalan dengan lancar tanpa suatu
kendala apapun. Harapan kami, semoga makalah ini dapat diterima dan bermanfaat
untuk semua masyarakat.
Demikianlah makalah ini kami buat,
kurang lebihnya kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Kami ucapkan terimakasih
atas perhatiannya.
Sidoarjo,01 Oktober 2013
Penyusun
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR
NAMA KELOMPOK
PENGERTIAN INDUSTRI 1
KONSEP DAN TUJUAN KEGIATAN INDUSTRI 1
KLASIFIKASI INDUSTRI 1
Ø Berdasarkan bahan baku yang
digunakan.
Ø Berdasarkan tenaga kerjanya.
Ø Berdasarkan produk yang dihasilkan,
industri dikelompokan.
Ø Berdasarkan proses produksi yang
diterapkan, industri dikelompokan.
Ø Berdasarkan modal yang
digunakannya.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI
KEBEBASAN INDUSTRI 3
Ø Faktor sumber daya alam.
Ø Faktor sosial.
Ø Faktor ekonomi.
LOKASI SUATU INDUSTRI 4
PERMINTAAN INDUSTRI 5
PERSAINGAN INDUSTRI 5
LINKUNGAN TENAGA KERJA 6
LINGKUNGAN PERATURAN 6
KARAKTERISTIK INDUSTRI 6
SUMBER SUMBER INDUSTRI 7
EKSPORTUR TERHADAP KONDISI INDUSTRI 7
Ø
Pangsa pasar suatu perusahaan
Ø
Fokus perusahaan pada industri utama
BERSAING DALAM SUATU INDUSTRI 8
Ø
Mengenali pesaing
Ø
Mengembangkan keunggulan kompetitif
MENILAI LINGKUNGAN
INDUSTRI DARI PROSPEKTIF GLOBAL 12
DAFTAR PUSTAKA
1.
Repository, Universitas
Pendidikan Indonesia.
4.
JEFF MADURA,Salemba Empat,2001,Buku 1,Jilid
1,Pengantar Bisnis Lingkungan Industri.
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Mata
kulia pengantar
bisnis perlu diberikan kepada semua peserta didik.Untuk membekali mereka dengan kemampuan berpikir logis, analitis,
sistematis, kritis dan kreatif serta kemampuan bekerja sama. Dalam
membelajarkan pengantar
bisnis kepada mahasiswa, apabila dosen masih menggunakan paradigma pembelajaran lama dalam arti komunikasi dalam
pembelajaran pengantar
bisnis cenderung berlangsung satu arah umumnya dari dosen ke mahasiswa, dosen lebih mendominasi pembelajaran maka pembelajaran cenderung monoton
sehingga mengakibatkan peserta didik (mahasiswa)
merasa jenuh. Oleh karena itu dalam membelajarkan pengantar bisnis kepada mahasiswa, dosen hendaknya lebih memilih berbagai variasi pendekatan, strategi, metode yang
sesuai dengan situasi sehingga tujuan pembelajaran yang direncanakan akan
tercapai. Perlu diketahui bahwa baik atau tidaknya suatu pemilihan model
pembelajaran akan tergantung tujuan pembelajarannya, kesesuaian dengan materi
pembelajaran, tingkat perkembangan peserta didik (mahasiswa), kemampuan dosen dalam mengelola
pembelajaran serta mengoptimalkan sumber-sumber belajar yang ada.
Tujuan
Tulisan
ini bertujuan untuk menambah wawasan para pembaca, khususnya para mahasiswa
jurusan manajemen, fakultas Ekonomi Universitas Muhammdiyah
Sidoarjo agar nantinya dalam membuat rencana pelaksanaan bisnisnya dapat menerapkan di dunia usahanya.
KESIMPULAN
ü Karakteristik utama yang
mempengaruhi prestasi adalah:
·
Permintaan industri
·
Persaingan industri
·
Lingkungan tenaga kerja
·
Lingkungan peraturan
ü Permintaan industri dan derajat
persaingan mempengaruhi permintaan akan barang dan jasa perusahaan dan
berikutnya mempengaruhi penghasilan perusahaan.
ü Lingkungan tenaga kerja dan
peraturan mempengaruhi biaya perusahaan,karena keuntungan perusahaan sama
dengan penghasilan dikurangi biaya,maka keuntungan dipengaruhi oleh faktor
indistri tersebut.
ü Suatu perusahaan lebih terekspos oleh
kondisi industri jika memiliki pangsa pasar besar dan memusatkan hanya pada
bisnis dalam industri tersebut.
ü Dengan berubahnya kondisi industri
kebanyakan bisnis perusahaan akan terpengaruh,perusahaan dapat mengurangi
eksposur terhadap kondisi industri dengan mendiversifikasikan bisnisnya.
ü Suatu perusahaan melawan persaingan
dengan menilai persaingannya serta mengembangkan keunggulan kompetitif.
ü Untuk mrngenali pesaing utama
perusahaan harus mengenali segmen industri yang dilayani,ia dapat mengembangkan
keunggulan kompetitif melalui efisiensi produksi(yang memungkinkan memasang
harga lebih rendah) dengan kualitas lebih baik atau iferensiasi produk.
NAMA
KELOMPOK
UNIVERSITAS
MUHAMMADIYAH SIDOARJO TA.2013/2014
FAKULTAS
EKONOMI PRODI MANAJEMEN
DANI PURNIAWAN
(132010200198) (0896-7822-6429)
CANDRA LESMANA
(132010200186) (0819-3468-7412)
NOVITA WULANDARUM
(132010200226) (0857-4660-4605)
LUTHFIA QASTHARINI
(132010200248) (0813-3308-5690)
LINGKUGAN INDUSTRI
Dari berbagai karakteristik industri yang
mempengaruhi bisnisnya adalah: Permintaan industri,Tingkat persaingan dalam
industri,Peraturan industri akan menghasilkan Hasil perusahaan dan Biaya
perusahaan yang juga berakibat pada pendapatan perusahaan yang kemudian
menentukan Nilai perusahaan itu.
Pengertian Industri
Indusrti merupakan suatu sistem yang merupakan
perpaduan antara subsistem fisis maupun non fisis (manusia).
Industri dalam artian yang luas merupakan suatu usaha di bidang ekonomi yang
bersifat produktif. Sedangkan dalam artian yang sempit, industri merupakan
suatu usaha yang sifatnya mengubah dan mengolah bahan mentah menjadi barang
jadi atau setengah jadi (Repository, Universitas Pendidikan Indonesia).
Berdasarkan pengertian di atas, maka industri
merupakan bagian yang berkaitan dengan proses produksi, yaitu suatu kegiatan
yang mengolah bahan mentah menjadi barang setengah jadi atau bahkan barang jadi
yang memiliki nilai tambah. Definisi mengenai industri sangatlah luas, yakni menyangkut
semua kegiatan manusia dalam bidang ekonomi yang sifatnya produktif dan
komersial.
Konsep dan Tujuan
Kegiatan Industri
Suatu konsep
kegiatan industri atau yang dikenal dengan istilah
industrialisasi berawal dari revolusi industri pertama pada
pertengahan abad ke-18 di Inggris. Revolusi industri ini ditandai dengan
penemuan metode baru untuk permintalan, dan penemuan kapas yanng mencipatakan
spesialisasi dalam produksi, seta peningkatan produktivitas dari faktor
produksi yang digunakan.
Sejarah ekonomi dunia menunjukan bahwa
industrialissi merupakan suatu proses interasksi antara pengembangan teknologi,
inovasi, spesialisasi, produksi, dan perdagangan anatar negara, yang pada
akhirnya sejalan dengan meningkatnya pendapatan masyarakat mendorong perubahan
struktur ekonomi dibanyak negara, dari yang tadinya berbasis pertanian menjadi
berbasis industri. Pengalaman di hampir semua negara menunjukan bahwa
indutrialisasi sangat perlu karena menjamin pertumbuhan ekonomi jangka panjang.
Hanya beberapa Negara dengan penduduk sedikit & kekayaan alam meilmpah
seperti Kuwait & libya ingin mencapai pendapatan yang tinggi tanpa
industrialisasi.
Klasifikasi Industri
Industri
merupakan suatu kegiatan ekonomi yang sangat luas, berdasarkan hal tersebut
maka tidak dapat dipungkiri lagi bahwa industri memiliki begitu banyak macam
disetiap peloksok dunia. Sama halnya dengan cara begitu banyaknya macam-macam
industri di dinia ini, cara pengelompokkan industri juga berbeda-beda akan
tetapi pada hakihatnya, pengelompokan industri dapat didasarkan pada jenis
bahan bakunya, tenaga kerjanya, pangsa pasar, modal, jenis teknologi yang
digunakan dan lain sebagainya. Berikut ini merupakan pengelompokan atau
klasifikasi dari industri.
Ø
Berdasarkan
bahan baku yang digunakan.
Setiap perusahaan tentunya menggunakan bahan baku yang
berbeda-beda tergantung dari produk yang dihasilkan oleh perusahaan tersebut.
Maka berdasakan bahan bakunya industri digolongkan menjadi:
a. Industri
ekstraktif, yaitu suatu jenis industri yang bahan bakunya
diperoleh langsung dari alam, contohnya adalah pertanian, peternakan dan
pertambangan dan lain sebagainya.
b. Industri
nonekstraktif, yaitu industri yang mengolah lebih lanjut hasil-hasil
industri lain, contohnya adalah industri kayu lapis dan industri kain.
c. Industri
fasilitatif, yakni suatu jenis industri yang menjual jasa layanan
untuk keperluan orang lain, contohnya adalah perbankan, perdagangan,
pariwisata dan lain sebagainya.
Ø
Berdasarkan
tenaga kerjanya.
Jumlah tenaga kerja untuk setiap perusahaan atau
industri tentunya berbeda-beda sesuai dengan skala industri untuk perusahaan
tersebut seperti:
a. Industri
kecil, sering disebut dengan industri rumahan, yakni
memiliki modal yang relative kecil, tenaga kerjanya berasal dari lingkungan
sekitar atau masih ada hubungan saudara. Tenaga kerja yang digunakan pada skala
industri ini umumnya berjumlah sekitar 5 sampai 19 orang, contohnya adalah
industri genteng, industri batubata, dan industri pengolahan rotan dan lain
sebagainya.
b. Industri sedang, yaitu industri yang
memiliki modal yang cukup besar, tenaga kerja memiliki keterampilan tertentu,
dan pimpinan perusahaan memiliki kemampuan manajerial tertentu dan umumnya
menggunakan tenaga kerja sekitar 20 sampai 99 orang, contohnya adalah industri
konveksi, industri bordir, dan lain sebagainya.
c. Industri besar, yaitu industri yang
memiliki modal besar yang dihimpun secara kolektif dalam bentuk pemilikan
saham, tenaga kerja harus memiliki keterampilan khusus, dan pimpinan perusahaan
dipilih melalui uji kemapuan dan kelayakan (fit and profer test). Umumnya,
tenaga kerja yang digunakan lebih dari 100 orang, contohnya adalah industri
mobil, industri besi baja, dan industri pesawat terbang dan lain sebagainya.
Ø
Berdasarkan
produk yang dihasilkan, industri dikelompokan menjadi:
a. Industri
primer, yaitu industri yang menghasilkan barang atau benda
yang tidak perlu pengolahan lebih lanjut dimana barang atau benda yang
dihasilkan tersebut dapat dinikmati atau digunakan secara langsung, contohnya adalah
industri pakaian serta industri makanan dan minuman.
b. Industri
sekunder, yaitu industri yang menghasilkan barang atau benda
yang membutuhkan pengolahan lebih lanjut, contohnya adalah industri baja, dan
industri tekstil.
c. Industri
tersier, yaitu industri yang hasilnya tidak berupa barang atau
benda yang dapat dinikmati atau digunakan baik secara langsung maupun tidak
langsung, melainkan berupa jasa layanan yang dapat mempermudah atau membantu
kebutuhan masyarakat. Contohnya adalah perbankan dan pariwisata.
Ø
Berdasarkan
proses produksi yang diterapkan, industri dikelompokan menjadi:
a. Industri
hulu, yakni suatu industri yang hanya mengolah bahan mentah
menjadi barang setengah jadi. Industri ini sifatnya hanya menyediakan bahan
baku untuk kegiatan industri yang lain.
b. Industri
hilir, yakni suatu jenis industri yang mengolah barang
setengah jadi menjadi barang jadi sehingga barang yang dihasilkan dapat
langsung dipakai atau dinikmati oleh konsumen.
Ø
Berdasarkan
modal yang digunakannya, dapat dibedakan menjadi:
a. Industri
dengan penanaman modal dalam negeri, dimana suatu industri memperoleh
dukungan modal dari pemerintah. Umumnya pemerintah menyediakan modal untuk
industri dengan skala kecil.
b. Industri
dengan penanaman modal asing, yaitu industri yang modalnya berasal dari
penanaman modal asing.
c. Industri
dengan modal patungan (join venture).yakni gabungan beberapa perusahaan
dengan modal dijadikan satu.
Faktor yang Mempengaruhi Keberadaan Industri
Terdapat
beberapa faktor yang mempengaruhi keberadaan industri di suatu daerah, termasuk
faktor geografi juga ikut mempengaruhinya. Berikut ini merupakan faktor-faktor
yang memepengaruhi keberadaan suatu industri (Repository, Universitas
Pendidikan Indonesia).
Ø
Faktor
sumber daya alam, terdiri dari:
a. Bahan mentah
b. Sumber energy
c. Penyediaan air
d. Iklim dan bentuk
lahan
Ø
Faktor
sosial, terdiri dari:
a. Penyediaan
tenaga kerja
b. Kemampuan
teknologi
c. Kemampuan
organisasi
Ø
Faktor
ekonomi, terdiri dari:
a. Pemasaran
b. Transportasi
c. Modal
d. Nilai dan harga
lahan
Lokasi Suatu Industri
Lokasi
suatu industri sangatlah penting dan akan sangat berpengaruh terhadap
pertumbuhan dan kelangsungan hidup suatu proses produksi khususnya. Penentuan
lokasi haruslah tepat dengan tujuan utamanya yaitu untuk memperbesar keuntungan
dengan meminimalisasikan biaya yang dikeluarkan. Penentuan suatu lokasi
industri tentunya harus dapat memepertimbangkan:
1. Factor endowment seperti
lahan, tenaga dan modal
2. Pasar dan harga
3. Bahan baku dan
energy
4. Keterkaitan
antar industri dan penghematan yang ekstrem
5. Kebijakan
pemerintah pada suatu lokasi yang bersangkutan
6. Biaya angkutan
PERMINTAAN
INDUSTRI
Permintaan industri adalah: keseluruhan
permintaan terhadap produk produk alam industri.
Dalam kurun waktu
tertentu,suatu industri dapat berhasil lebih baik dari yang lainnya disebabkan
tingginya permintaan keseluruhan dari produk dalam industri disebut(permintaan
indusri).Contohnya: permintaan industri terhadap pakaian bayi tergantung juga
dengan jumlah anak-anak yang dilahirkan.
Namun permintaan
industri dapat berubah secara mendadak,maka para manajer harus terus dan selalu
memantaunya.Hal ini dapat dipengaruhi oleh tingkat pendapatan atau preferensi
konsumen.Contohnya: preferensi konsumen meningkatkan permintaan smartphone
android akhir akhir ini,yang menguntungkan beberapa vendor seperti samsung
misalnya.
Seperti halnya naiknya
permintaan maka menguntungkan perusahaan,dan begitupun sebaliknya.Contohnya:
meningkatnya permintaan akan misil dan produk pertahanan suatu negara akan
merugikan bagi perusahaan lainya yang memproduksi produk sejenis.
PERSAINGAN
INDUSTRI
Setiap industri terdiri
dari peberapa perusahaan yang bersaing untuk satu sama lain untuk para konsumen yang menginginkan
produknya.Ketika perusahaan menjadi bagian dari industri yang kurang
bersaing,perusahaan itu akan lebih menguntungkan karena alasan berikut:
1. Penjualan
perusahaan di bandingkan pasar keseluruhan (pangsa pasar) normalnya lebih
tinggi jika menghadapi persaingn sedikit.
2. Perusahaan
dapat memasang harga tinggi tanpa kehilangan konsumen.
3. Keseluruhan
penghasilan (total reveneu) tergantung pada jumlah terjual(quantity) yang
terjual dan harga per unit(price).

Pada perusahaan yang menghadapi persaingan
sedikit dapat menjual dalam jumlah besar pada harga tinggi sehingga,
menghasilkan tingkat penghasilan yang tinggi.
Pada tingkat persaingan yang tinggi mempunyai
akibat sebaliknya.
1. Dapat
menurunkan pangsa pasar.
2. Tingat
persaingan tinggi dapat memaksa setiap perusahaan dalam industri untuk
mengurangi harga untuk mencegah perusahaan lain mengambil bisnisnya.
Pangsa
pasar (market share) adalah: Penjualan perusahaan di bandingkan pasar
keseluruhan.
LINKUNGAN
TENAGA KERJA
Beberapa industri
memiliki karakteristik tenaga kerja khusus.Biaya tenaga kerja jauh lebih tingi
dalam industri tertentu seperti pelayanan kesehatan,yang memerlukan
spesialisasi,serikat tenaga kerja juga mempengaruhi biaya tenaga kerja,beberapa
industri di daerah selatan memiliki biaya tenaga kerja lebih tinggi.Industri
yang memiliki serikat tenaga kerja juga akan mengalami mogok kerja jika
tuntutan para pekerjanya tidak dikabulkan.
LINGKUNGAN
PERATURAN
Pemerintah federal
menegakkan peraturan lingkungan,melarang perusahaan beroperasi di suatu lokasi
atau berkecimpung dalam bisnis tertentu.Semua industri terkena beberapa
peraturan pemerintah.
Ada peraturan lebih
ketat di suatu industri dibanding lainnya.Perusahaan mobil misalnya terkena peraturan
lingkungan,perusahaan perbankan lebih kepada peraturan jasa yang dapat mereka
sediakan.seorang pengusaha harus tahu segala peraturan yang akan dikenakan pada
industri tersebut.
KARAKTERISTIK
INDUSTRI
Semua karakteristik
industri yang baru diidentifikasikan harus dipertimbangkan untuk menentukan
dampaknya terhadap prestasi perusahaan.dan dapat mempengaruhi keuntungan sebuah
prestasi perusahaan,perubahan dalam permintaan industri dan persaingan
mempengaruhi permintaan akan produk perusahaan sehingga mempengaruhi
penghasilannya juga mempengaruhi biaya operasionalnya,secara khusus
mempengaruhi biaya perusahaan.
Efek keseluruhan
terhadap keuntungan tergantung pada dampak dari setiap karakteristik terhadap
penghasilan atau biaya perusahaan, dan dapat dipastikan dengan berkonsultasi
dengan bisnis apapun secara berkala dan membahas industri tertentu berhasil
belakangan ini.
SUMBER
SUMBER INDUSTRI
Selain suatu perusahaan
dapat mencoba untuk memantau sendiri karakteristik industri,perusahaan juga
dapat mengandalkan pada sumber lain untuk informasi industri adalah:
1. Value
Line
The Value Line Industry Survay
menyediakan informasi berharga mengenai sejumlah perusahaan yang diperdagangkan
secara publik termasuk karakteristik keuanga,ramalan pendapatan,dan informasi
umum tentang industri masing masing.
2. Standart and Poor
The Standart and Poor Industry
Outlook menyediakan data industri dan penilaian pada beberapa industri
berbeda,perusahaan dapat menggunakan sumber ini untuk meramalkan permintaan
industri,persaingan,lingkungan tenaga kerja,dan lingkungan peraturan.
EKSPORTUR
TERHADAP KONDISI INDUSTRI
Beberapa perusahaan
lebih terekspos kondisi industri yang berarti hasilnya lebih dipengaruhi oleh
kondisi tersebut.Dua dari karakteristik utama yang mempengaruhi eksposur sebuah
perusahaan terhadap kondisi industri adalah pangsa pasar dan fokus perusahaan
pada industri utamanya.
Ø
PANGSA
PASAR SUATU PERUSAHAAN
Seberapa besar suatu
perusahaan terpengaruh oleh perubahan kondisi industri tergantung pangsa
pasar,atau pangsa penjualan keseluruhan dalam industri (atau pasar) akan
mendapat keuntungan lebih dari peningkatan permintaan industri.Perusahaan yang
memiliki pangsa pasar terbesar juga terkena dampak lebih besar dibanding
perusahaan kecil pada saat permintaan industri menurun.
Ø
FOKUS
PERUSAHAAN PADA INDUSTRI UTAMA
Perusahaan yang
memfokuskan bisnisnya pada satu industri secara umum lebih terekspos terhada
kondisi industri.sebagai contoh perusahaan raksasa software microsoft yang
mengeluarkan OS windows lebih terekspos pada OS nya yang menjadi OS komputer
secara global.
·
Mengurangi
Eksposur Melalui Diversifikasi
Suatu perusahaan mungkin
ingin mengurangi eksposurnya terhadap kemungkinan kondisi buruk industri
bersangkutan.Solusinya adalah dengan mendiversifikasikan bisnis pada beberapa
industri.Contohnya perusahaan google mengeluarkan search engine yang populer
saat ini dan OS android maka jika terjadi penurunana pengguna android maka
google akan lebih terfokus pada mesin
pencari internet.Dengan cara ini perusahaan dapat menurunkan akibat yang
merugikan yang disebabkan oleh penurunan dalam industri tertentu.
Adapun pernyataan
berikut diambil dari laporan tahunan Textron yang mengkonfirmasikan manfaat
potensial dari diversifikasi.Pada waktu suatu industri berprestasi buruk
industri lainya mungkin berprestasi baik.contohnya Exxon mendapat manfaat dari
diversifikasi kedalam bisnis kimia karena hasil dari bisnis minyak sangat
terekspos terhadap perubahan harga pasar dari minyak mentah.Meskipun di
versifikasikan dapat secara efektif mengurangi eksporsur perusahaan terhadap
suatu industri,perusahaan seharusnya hanya berdiversifikasikan ke dalam
industri yang keahliannya dimiliki.Perusahaan kehilangan fokusnya dengan
mencoba terlalu banyak bisnis dan terkena biaya lebih tinggi dari yang diperkirakan.
PERSAINGAN
DALAM SUATU INDUSTRI
Persaingan ketat dapat
memisahkan hasil dari perusahaan yang dikelola dengan baik dari perusahaan yang
dikelola buruk.Dengan adanya pengaruh persaingan industri terhadap hasil
perusahaan,perusahaan hendaknya memiliki dua tugas berikut:
·
Menilai pesaing pesaingnya
·
Mengembangkan keunggulan
kompetitif
Ø
MENGENALI
PESAING
Setiap perusahaan
hendaknya dapat mengenali pesaingnya dan mengukur derajat persaingan.setiap
industri memiliki segmen atau bagian
yang mencerminkan jenis bisnis dan kualitasnya.Dengan demikian sebuah
industri dapat secara sempit didefinisikan dengan membagi segmen menurut jenis
bisnis dan kualitas outputnya,pembagian dengan cara ini dapat menolong
mengenali pesaing utama sehingga mereka dapat dinilai.
·
MEMBAGI
SEGMEN BERDASARKAN JENIS BISNIS
Dalam sebuah industri
beberapa perusahaan mungkin memusatkan pada jenis konsumen tertentu,sebagai
contoh: Industri mebel memiliki segmen seperti meubel luar negeri,meubel kamar
tidur,dan meuble kantor.Derajat persaingan dalam setiap segmen dapat
beragam,misalnya persaingan meubel luar ruangan lebih sedikit dibandingkan di
meubel kamar tidur.Hal ini lebih membantu jika perusahaan mendefinisikan secara
sempit industrinya sebelum menilai derajat persaingan.
·
MEMBAGI
SEGMEN BERDASARKAN KUALITAS
Ketika perusahaan sudah
mendefinisaikan industrinya berdasarkan jenis bisnisnya perusahaan seharusnya
juga menilai perbedaan kualitas segmen yang ada.Contohnya: mobil seperti BMW
325 dan CORVETTE dipandang memiliki kualitas tinggi (diukur sesuai ukuran
mesin,dan keistimewahan lainnya yang dikehendaki konsumen), dan relatif tinggi
harganya.
Banyak perusahaan
menciptakan produk untuk segmen penduduk berbeda ada yang high end, middle end,
dan low end Contohnya : Samsung mengeluarkan smartphone galaxy S4 yang membidik
kelas high end, namun samsung juga mengeluarkan smartphone galaxy core duos
yang merambah ke segmen midlle end,tak ketinggalan demi menggaet konsumen yang
banyak samsung mengeluarkan seri galaxy young duos yang membidik segmen low
end.Sebuah perusahaan mungkin memproduksi produk dengan kualitas tinggi untuk
konsumen yang sanggup membayar harga tinggi seperti smatrphone galaxy S4 dan
kualitas rendah seperti galaxy Young duos,bagi konsumen yang kurang
mementingkan kualitas dan terlebih mementingkan harga.
Segmen
adalah: Bagian dari pasar yang mencerminkan jenis bisnis atau kualitas.
·
MENGANTISIPASI
PERUBAHAN DALAM KUALITAS
Pesaing dalam suatu
segmen industri berubah dari waktu ke waktu,perusahaan baru bermunculan lainnya
yang tidak berhasil keluar dari pasar.Banyak perusahaan bersaing dalam pasar
yang sama mencoba berekspansi,untuk bersaing dalam segmen industri tertentu
memiliki tujuan sama yaitu meningkatkan pangsa pasar.Tetapi semua pesaing dalam
suatu segmen industri tidak dapat meningkatkan pangsa pasarnya bersamaan ketika
beberapa pesaing mendapatkan pangsa pasar dan pesaing lainya kehilangan.Contohnya:
persaingan smartphone dengan OS android dari google dan iOS dari apple,yang
sanggup menurunkan pangsa pasar iOS karena android dinilai lebih canggih dan
attraktif juga bisa di costom sesuai selera pengguna di banding iOS yang notabennya
membidik hanya kelas atas saja,berbeda dengan android yang memiliki pangsa
pasar lebih banyak karena semua vendor bisa menggunakannya dan membidik semua
kalangan masyarakat.
Seperti
SONY,SAMSUNG,LG,dll.Dan membidik semua kalangan masyarakat mulai dari
atas,menenggah,dan bawah.Juga masyarakat bisa memilih brand mana yang
disukainya apa SONY atau SAMSUNG,dan bagaimana perusahaan menilai persaingan?
Pernyataan yang dibuat Amazone.com adalah: “pasar
buku eceran sangat bersaing mulai dari menjual buku online dan sejumlah
pedagang tidak langsung membidik ke online,perusahaan meyakini bahwa faktor
utama dalam prinsip persaingan adalah: kenyamanan,harga,keterjangkauan,pelayanan,kualitas,dan
kecepatan pemenuhan.dan perusahaan menilai perdagangan online akan menguat di
pasar mendatang dan sekarang sudah terbukti”.
Ø
MENGEMBANGKAN
KEUNGGULAN KOMPETITIF
Suatu perusahaan yang
sudah mengenali dan menilai pesaingnya juga harus mencari cara untuk
meningkatkan atau sedikitnya mempertahankan pangsa pasar perusahaan menilai
segmen industri tertentu untuk menentukan apakah perusahaan memiliki keunggulan
kompetitif.Karakteristik berikut ini dapat menciptakan keunggulan kompetitif
bagi sebuah perusahaan:
·
Harga produksi rendah
·
Kualitas lebih baik
·
Diferensiasi produk
·
Harga
produk rendah
Jika perusahaan dapat
memproduksi produk dengan kualitas serupa dengan harga produksi lebih
rendah,maka perusahaan dapat memasang harga produknya lebih rendah dibandingkan
para pesaingnya.Hal ini memungkinkan perusahaan mendapatkan pangsa pasar lebih
besar.Contohnya: perusahaan Sony smartphone memproduksi smartphone dengan fitur
highend juga dilengkapi kualitas yang begus tapi di jual dengan harga yang
murah tentu akan menarik pangsa pasar yang banyak di bandingkan dengan para
rival nya semisal samsung yang menjual smartphone dengan harga mahal tapi
kualitasnya buruk seperti terbuat dari plastik bukan bahan aluminium atau kaca
anti gores hal ini diperoleh dari rendah nya biaya produksi dari SDM dan proses
produksi yang efisien.
Beberapa perusahaan
mencoba mencapai keuntungan harga ketika mereka tidak memiliki keunggulan dari
biaya,misalnya keunggulan kompetitif pengusaha akan hilang kecuali mereka tidak
memiliki keunggulan dari biaya.
Perusahaan penerbangan
umumnya berupaya mendapatkan keunggulan harga di banding pesaingnya dengan
megiklankan tarif khusus pada berbagai jalur pada perioda tertentu.Tujuannya
untuk menarik konsumen dari penerbangan lainnya.Perusahaan yang lebih efisien
dapat menarik pesaing yang kurang efisien keluar dari industri.
·
Kualitas
kurang baik
Jika perusahaan dapat
menghasilkan produk dengan kualitas lebih baik tanpa mengenakan biaya
berlebihan,perusahaan tersebut memiliki keunggulan kompetitif dibandingkan
pesaing lain dalam kelompok harga yang sama.Contohnya: Smartphone Sony Xperia Z
dengan Samsung galaxy S4 dinilai memiliki fitur dan kualitas yang bagus untuk
Sony Xperia Z di banding Galaxy S4 baik dilihat dari segi kualitas material
yang digunakan maupun dari segi spesifikasi apalagi dulihat dari segi harga
sony menawarkan jauh lebih murah di bandingkan samsung antara Rp.5.900.000
dengan Rp.6.500.000.keunggulan kualitas menciptakan keunggulan kompetitif dalam
segmen ini.Berbagai karakteristik dapat menyebabkan produk berkualitas tinggi
mungkin karena lebih mudah digunakan,berumur panjang atau pelayanan lebih
baik.karakteristik khusus ini menentukan suatu produk menjadi lebih
berkualitas.Dengan mencapai kualitas lebih baik,perusahaan dapat memtuskan
konsumen dengan lebih baik.
·
Diferensiasi
produk
Diferensiasi produk adalah:
perusahaan dalam memenuhi permintaan pasar (konsumen).Perusahaan umumnya
mencoba mengenali kebutuhan khusus pelanggannya agar dapat membedakan produknya
(barang atau jasa) untuk memuaskan kebutuhan.Contoh: beberapa lensa kontak
dibuat bagi pemakai permanen, dan lensa lainnya harus dibersihkan setiap hari
sebab beberapa pelanggan tidak dapat memakai lensa secara permanen.
Preferensi pelanggan
untuk setiap jenis pelayanan juga beragam,sehinggan memungkinkan perusahaan
dalam setiap industri membedakan pelayanannya.Dengan berlakunya waktu
preferensi konsumen untuk suatu keistimewahan produk dapat berubah,perusahaan
harus mencoba menggenali perubahan dalam industri agar mereka dapat mengubah
produk yang ditawarkan,kegagalan untuk beradaptasi dapat berakibat berkurangnya
pangsa pasar perusahaan.Contohnya: Nokia yang saat ini masih menggunakan
windows phone yang belum begitu popular di bandingkan rivalnya yang memakai Android
OS, karena windows phone sangat jarang peminatnya dan aplikasinya masih kurang
terlebih di bedakan menurut negara.
Perusahaan ini
meningkatkan prestasinya ketika mereka mengenali pentingnya merespon keunggulan
bersaing,perusahaan umumnya menggunakan analisa SWOT untuk mengembangkan
keunggulan bersaing,SWOT(Strengths,Weaknesses,Opprtunities,dan Threats ) yang
artinya (kekuatan,kelemahan,kesempatan,dan ancaman)
Didalam analisa SWOT
perusahaan menilai kekuatan kelemahannya sendiri,demikian pula kesempatan dan
ancaman dari luar.
Contohnya: Amazone.com
mengganggap kekuatannya adalah kreatifitas dari para pegawainya dan kemampuan
untuk mengaplikasikan teknologi.Sedangkan kelemahannya adalah kurangnya outlet
eceran tradisional untuk menjual buku.Analisa SWOT juga membantu masa depan
perusahaan dengan menggunakan kekuatanya untuk
mengkapitalisasi pada kesempatan,sementara mengurangi eksposur terhadap
ancaman.Contohnya: jika Amazone meyakini bahwa salah satu kekuatannya adalah
teknologi,Amazone.com akan meningkatkan teknologinya untuk melakukan penjualan
buku langsung pada konsumen.
MENILAI LINGKUNGAN INDUSTRI DARI PROSPEKTIF GLOBAL
MENYOROTI TEKNOLOGI
KEUNGGULAN
KOMPETITIF
Kemajuan teknologi
informasi berubah di banyak negara termasuk industri toko bahan pangan eceran
misalnya biasanya padat karya.Dimasa lampau kasir mengetik setiap jenis barang
dan persediaan barang di hitung secara manual sekarang banyak toko beralih ke
scanner yang menghemat waktu pelanggan dan mencatat pengeluaran barang secara
elektronik.
KERJASAMA LINTAS FUNGSIONAL
USAHA
INDUSTRI MEMPENGARUHI FUNGSI BISNIS
Manajer perusahaan
memiliki tanggung jawab berbeda sehingga menilai aspek lingkungan industri
secara berbeda pula,manajer produksi memantau biaya tenaga kerja,biaya produksi
yang akan dipengaruhi oleh tingkat teknologi.Mereka juga memantau tingkat
permintaan industri agar dapat menentukan volume produksi yang seharusnya
diproduksi.dan peran manajer pemasaran terus memantau pesaing produknya dan
mencari strategi untuk membuat produknya lebih unggul dari pesaing dan
memutuskan bagaimana membuat produknya unggul.
Manajer keuangan
menentau berapa banyak uang yang dapat dipinjam jika persaingan mengetat
perusahaan dapat kehilangan pangsa pasarnya terhadap pesaing dan perusahaan harus
membatasi utang agar mampu menutup biaya bunga dari utangnya dan mendapatkan
informasi dari manajer pemasaran mengenai intensitas persaingan agar dapat
menentukan jumlah dana yang tersedia (dari penjualan) untuk menutupi jumlah
bunga yang akan datang.Dan secara umum lingkungan industri mempengaruhi fungsi
produksi,pemasaran,dan keuangan dalam cara berbeda,juga penilaian pengaruh
potensial secara keseluruhan membutuhkan masukan dari seluruh fungsi.Contohnya:
pada saat Amerika terjun di bisnis internasional mereka harus mempertimbangkan
segmen di negara yang bersangkutan.
Seperti penyesuaian
produk dalam strategi harga untuk negara bersangkutan.Dibeberapa negara dengan
pendapatan rendah untuk menyeimbangkan antara kualitas dan harga,mendorong
memasarkan produk dengan ciri khas harga rendah.Contohnya: Di dalam suatu
persaingan industri Personal Computer (PC) antara Asus dan Acer yang sama-sama
dari Taiwan memiliki karakteristik yang berbeda seperti dalam hal:
Permintaan industri
Permintaan industri PC
saat ini sangat banyak apalagi di dunia teknologi yang semakin pesat PC
memiliki peranan penting bagi bara pekerja kantoran dan mahasiswa.Yang dapat
menunjang produktifitas dalam bekerja untuk menyelesaikan laporan keuangan atau
laporan merger perusahaan,dll dan untuk mahasiswa biasanya lebih kepada
tugas-tugas kuliah yang semakin tak terhindarkan dari apa yang namanya PC untuk
memnbuat makalah,persentasi,skipsi,laporan praktikum,dll.
Persaingan industri
Baru-baru ini banyak
sekali vendor pembuat PC berlomba dalam menelurkan produk yang memiliki
spesifikasi tinggi dan harga yang terjangkau juga material dari bahan logam
semisal aluminium,mulai dari Asus,Acer,Samsung,Sony,Dell,dll terus belomba
mengeluarkan produk terbarunya yang semakin canggih dan berharga murah.Hal ini
yang mendorong persainagan semakin meruncing dan dalam persaingan ini siapa
yang berkualitas dia yang akan menang dan begitupun sebaliknya, maka itu dari
survei tahun 2012 Asus menjadi produk andalan nomer satu yang tidak gampang
rusak dan berkualitas juga berharga murah,dan Acer yang menempati posisi ke
tujuh karena memiliki produk yang gampang sekali rusak terutama hardware nya.
Dilema
Perhatian utama vendor
PC adalah pelayanan garansi yang agak sulit karena setiap vendor memiliki masa
garansi yang berbeda ada yang satu,dua,bahkan tiga tahun.Hal ini yang membuat
para vendor PC dilema dan pembukaan cabang garai dibeberapa daerah yang kurang
dijangkau, apalagi sekarang didera munculnya PC tablet yang sangat portable di
bandingkan PC konvensional yang membuat berat untuk di bawah bepergian dan
memerlukan tempat banyak.Juga persaingan OS antara Microsoft Windows yang
sangat sepi pengguna sejak menelurkan Windows 8 karena dinilai para pengguna PC
kurang nyaman dikarenakan absennya tombol start yang diganti dengan start
screen dan windows 8 lebih dikhususkan touchscreen hal ini yang membuat
penjualan PC semakin tergerus oleh PC tablet yang notanebenya lebih murah dan
praktis.
Solusi
Jika pera vendor PC
hanya melakukan sedikit inovasi maka tidak akan lama akan digerus oleh maraknya
PC tablet belakangan ini di karenakan lebih user friendly di banding windows 8,
maka itu sekarang pihak microsoft mengeluarkan Windows Blue (v.8.1) yang dapat
menekan angka penjualan PC yang sempat down dan juga hadirnya Ultrabook dari Intel
yang membuat notebook(PC) tidak seberat PC konvensional dan langsung nyala
hanya dalam 2 detik yang dinamakan Instan On,juga Harddisk(HDD) yang diganti
oleh Solid State Drive(SSD) yang semakin cepat dalam proses data dan lebih
hemat energi,di barengi juga hadirnya prosesor Ultra Low Voltage(ULV) atau
prosesor yang memiliki daya rendah tetapi memiliki kecepatan yang menabjubkan dengan
fitur Turbo Boss 2.0.Dengan ini diharapkan penjualan PC akan meningkat.